AB576. Baju Putih Lalu Hitam Tanggal 9 Dan 10


Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Baju Putih Lalu Hitam Tanggal 9 Dan 10


…….
…….
Rahma Sarita pada Ada Apa Berita di Jak-TV tanggal 9 Agustus 2012, tampil sendirian sejak jam 19.00 sampai 20.00
…….
…….
…….
Rahma Sarita pada Ada Apa Berita di Jak-TV tanggal 10 Agustus 2012.
…….
…….
…….


Tanggal 9 Agustus 2012 kamu muncul sendirian saja sejak awal acara Ada Apa Berita di Jak-TV yang selama Ramadhan ini dimulai jam 19.00, dengan blus putih dan rok bawah hitam. Karena hal itu terjadi setelah aku memuat surat sebelum ini yaitu “Rahma Cerah Dengan Biru Muda” dan “Dibukukan Pada Zaman Usman r.a.“, maka aku pikir kemunculan kamu berbaju putih sendirian saja itu ada kaitan dengan kedua surat itu.

Ada momen pada penampilan kamu 9 Agustus 2012 itu ketika kamu memegang kuping kanan kamu, seperti mengingatkan aku pada tahun 2008 ketika aku melukis Fira Basuki dengan Paris Hilton untuk acara ulang tahun majalah Cosmopolitan yang dikelola oleh Fira Basuki. Namun pada malam sebelum acara itu, kamu muncul di TV-One di teras Wisma Nusantara sambil berteriak “nggak denger,…………nggak denger……..” sembari memegang ear-piece yang ada di kuping kamu. Seperti isyarat kalau aku mendekat ke cewe lain berarti aku nggak mendengarkan isyarat dari kamu.

Karena kamu memberi isyarat itu dalam keadaan berbaju putih seperti terlihat pada foto diatas, yang mengingatkan pada kain kafan, sehingga terkesan kamu mengingatkan kalau ada yang lain yang mau mengambil posisi kamu, langkahi dulu mayat Rahma. Tapi kemudian pada momen lain kamu terlihat memandang serius ke arah yang kalau di laptopku seperti sedang melihat ke lukisan ulang tahun kamu. Sehingga seperti ingin mengatakan meskipun langkahi dulu mayat Rahma, bukan berarti Rahma mau mati, sebab Rahma masih ingin ulang tahun lagi.

Ada lagi momen lain yang menarik yaitu ketika video berita soal roti Canai selesai diputar, kamu muncul dengan tersenyum lebar. Ini seperti terkait pada siang 9 Agustus 2012 itu, saat menulis dua surat yang aku sebut diatas, aku sempat mengetik kalimat “Sharita Levana ………. nama belakang Rahma Sarita tidak pakai huruf h……..”. Tapi tentu saja kalimat itu tidak aku muat di surat itu.

Sharita Levana adalah keponakanku, anak dari kakakku Faisal. Waktu ibuku menjelang meninggal dunia, beliau sempat bilang agar aku jangan suka main golf. Sebetulnya yang suka main golf itu kakakku, untuk relasi kerjaan kantor. Tapi pesan ibuku itu karena menjelang meninggal dunia, sehingga dianggap harus dipatuhi, sesuai kata Ustadz soal ridho Allah terletak pada ridho orangtua.

Karena nama anak kakakku yang suka golf itu adalah Sharita Levana, maka dianggap sama dengan nama belakang kamu Sarita, berarti aku tidak boleh menikah sama kamu karena akan melanggar pesan ibuku. Tapi seperti aku tulis diatas, nama keponakanku itu Sharita pakai huruf “h”, sedangkan nama kamu Sarita tidak pakai huruf “h”.

Kemunculan kamu dengan senyum lebar saat berita soal roti Canai seperti terkait soal ini, karena keponakanku itu dipanggil dengan nama kecil Chacha.

Pada bagian lain, ada cuplikan film Expendable jilid 2 dengan bintang Sylvester Stallone, produksi Lionsgate. Antara lain muncul tulisan “Everyone” di sebelah atas dan “Is Expendable” di bawah. Seperti isyarat agar aku tetap mengusahakan menikah dengan kamu kemudian aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia, atau dapat terjadi bencana dimana semua orang akan expendable, dapat dihabiskan. Mungkin kiamat.

Respon berupa pesan Twitter Bill Gates muncul pada 9 Agustus 2012 jam 23:04 malam dengan kode link “PHhzfj” beberapa jam setelah kemunculan kamu berbaju putih dan hitam itu. Dimana huruf-huruf “z” dan “j” yang seperti berarti zinah jangan, mengapit huruf “f” yang seperti dari namaku Firman. Huruf-huruf “z”, “f” dan “j” ditulis huruf kecil seperti isyarat agar aku jangan turun kepada kesenangan duniawi, jangan terperosok pada perzinahan, melainkan aku harus sesuai komitmenku untuk naik menghadap Allah ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

Kode link itu menuju halaman GatesNotes yang memuat sepuluh buku rekomendasi dari para relasi dan penggemar Bill Gates untuk dibaca pada libur musim panas tahun ini. Dari sepuluh buku itu, yang memiliki cover dengan warna putih hitam seperti baju kamu malam itu adalah buku mengenai Steve Jobs yang ditulis oleh Walter Isaacson.

Mungkin isyarat agar aku menjual lukisan-lukisanku dengan harga 6M seperti film tahun tujuhpuluhan dulu mengenai manusia bionik yang bernama Steve Austin. Sebab angka enam seperti berarti “end A.M.” terkait namaku A.M. Firmansyah dan kesediaanku untuk end, ketemu ajal. Sedangkan kombinasi 6M untuk mencegah agar jangan aku yang berfungsi sebagai M seperti tanteku tante Ema yang tetap hidup setelah sang suami wafat, sebab hal itu berarti kamu yang wafat.

Sedangkan buku yang lain  “A Rogue’s Guide to Acquisition” tulisan Ranak Jones, Jayesh Mehta, dan Anish Sikri, pada cover memuat biji mata berwarna biru, seperti stadion di London saat pembukaan Olimpiade 2012 yang disinari lampu biru pada bagian atap menjelang penerjun payung mirip Ratu dan mirip James Bond terjun di atas stadion. Seperti aku tulis di surat “Olimpiade 2012, ArcelorMittal Orbit Dan Sang Ratu Terjun Payung“, atap stadion yang disinari lampu biru itu menyerupai lukisan tentang kamu “Rahma Terompet Jelang Kiamat”.

Kemudian keesokan hari pada 10 Agustus 2012 kamu muncul dengan pakaian serba hitam, rok hitam polos di bawah dan di bagian atas blus hitam berbintik putih. Seperti mengingatkan aku soal ucapan Imam di Mesjidil Haram saat aku Umroh dan kakiku muncul bintik-bintik, “…….kaki mau sembuh, hukum aja ……………….”

Tangan kamu juga sempat memegang kuping kanan beberapa detik, bahkan pada momen lain melepaskan ear-piece yang ada di kuping kanan dengan gerakan seperti orang membereskan kain Ihram bagian atas. Pada momen lain sempat pula tangan kiri kamu menunjukkan angka satu.

Pakaian serba hitam kamu itu seperti terkait dengan helikopter hitam di latar belakang lukisan “Gatotkaca Under The Spotlight” yang seperti menginspirasi senator Obama untuk mengumumkan ikut dalam pilpres 2008 sebagaimana aku tulis di “Respon Bill Gates Soal Baju 700 Rahma“. Sehingga kamu seperti sekalian mempertanyakan, apakah kalau orang beli lukisan itu, akan bernasib sama seperti keberhasilan senator Obama di tahun 2008 itu.

Seperti sering aku ungkapkan di surat-surat terdahulu, aku ini bukan paranormal jadi aku tidak memiliki kemampuan semacam itu. Kalaupun ada yang beli lukisan itu, maka aku jual semata karena nilai historis yang terkait lukisan itu. Sedangkan soal jabatan politik, aku pikir Allah SWT Yang Lebih Berkuasa untuk Menentukan sesuai usaha yang dilakukan oleh yang bersangkutan.


Jakarta, 11 Agustus 2012.
wassalam,


a.m. firmansyah

sms 0812 183 1538


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: