AB550. Request Rekan-rekan Rahma Terkait Soal CJ


Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Request Rekan-rekan Rahma Terkait Soal CJ


……..
……..
Kunjunganku ke kantor Rahma Sarita di Jak-TV pada hari Jumat 22 Juni 2012, menjelang menyeberang jalan ke gerbang tengah.
Ada tiga gerbang ke halaman Jak-TV, di sebelah kiri di kejauhan tampak satu gerbang, dan di tengah yang terhalang mobil sedan ada satu gerbang lain, lalu tidak tampak di foto ini adalah satu gerbang lagi di sebelah kanan kurang lebih sama jauh dengan gerbang kiri.
Ada poster yang memuat Rahma Sarita di tembok dekat pintu masuk lobby yang baru aku lihat.
Kantin di lantai atas dekat tempat parkir motor.
Setelah menunggu beberapa menit di kantin lantai atas itu, muncul Abdul Rasyid penyiar yang suka muncul juga dengan Rahma Sarita, dan dulu juga pernah di Metro TV. Abdul Rasyid mengambil tempat duduk dekat tempatku duduk seperti terlihat di sebelah kanan pada foto ini, dan kemudian makan.
Semula aku mau motret Abdul Rasyid saat dia bangkit dari duduk dan menghadapkan muka ke aku, tapi karena dia bangkit secara terburu-buru karena rekan yang ngobrol dengan dia di meja dia menunjuk seseorang di bawah yang tampaknya akan segera ditemui oleh mereka, maka aku tidak sempat memotret. Baru terjepret ketika Abdul Rasyid sudah di tangga.
Pemandangan dari arah kantin ke tempat parkir. Kemudian aku pindah dari kantin ke bawah, berdiri di pojok gedung dekat mobil hitam pada foto diatas ini.
Sekitar jam lima lewat seperempat, terlihat ada mobil Volvo dengan plat nomer B 8219 CJ berjalan mundur dari arah pintu masuk, dengan mobil Kijang berjalan maju dari arah depan mobil Volvo itu. Setelah mobil Volvo itu parkir seperti terlihat di foto ini, mobil Kijang itupun berjalan maju terus dan parkir dekat tempat parkir motor tidak jauh dari posisiku menunggu. Ternyata mobil Kijang itu membawa Sandrina Malakiano yang dulu rekan Rahma Sarita juga di Metro TV, dan belakangan ini sering muncul di Jak-TV tiap Jumat malam untuk acara calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI.
……..
……..
……..
……..
……..
……..
……..
……..


Saat aku ke kantor kamu Jumat 22 Juni 2012 yang lalu, setelah menunggu sekitar satu jam di kantin lantai atas dan antara lain ketemu Abdul Rasyid yang makan disitu, kemudian sekitar jam lima sore aku pindah menunggu di bawah dekat parkir motor. Seperti yang sudah-sudah, aku menunggu di pojok tempat dulu pada akhir Januari 2012 aku jongkok bersama beberapa kru Alif-TV dimana saat itu kemudian kamu muncul dan sehari setelah itu muncul pula di New York Times Foto Melinda Gates Jongkok.

Tapi Jumat kemarin 22 Juni 2012 itu tidak rame sama orang di pojokan itu, tidak ada kru Alif-TV seperti dulu. Jadi aku berdiri sendirian aja, dan kadang ada satpam atau narasumber atau karyawan Jak-TV yang lewat atau mampir sebentar bicara sama aku.

Sekitar jam lima lewat seperempat, terlihat ada mobil Volvo dengan plat nomer B 8219 CJ berjalan mundur dari arah pintu masuk, dengan mobil Kijang berjalan maju dari arah depan mobil Volvo itu. Setelah mobil Volvo itu parkir, mobil Kijang itupun berjalan maju terus dan parkir dekat tempat parkir motor tidak jauh dari posisiku menunggu. Ternyata mobil Kijang itu membawa Sandrina Malakiano yang dulu rekan kamu juga di Metro TV, dan belakangan ini sering muncul di Jak-TV tiap Jumat malam untuk acara calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI.

Pelat nomer mobil Volvo yang seperti di dorong ke belakang oleh mobil Kijang Sandrina Malakiano itu seperti memuat isyarat berupa request dari rekan-rekan kamu. Sebab pelat nomer mobil Volvo itu adalah B 8219 CJ, seperti terkait suratku mengenai Jeep CJ-7 yang mengingatkan aku saat belajar menyetir dengan mobil jip Toyota pada tahun 1982.

Pada suratku awal Juni 2012  “Respon Bill Gates Ke Baju Dan Cincin Merah Rahma” itu, aku memuat tentang pesan Twitter Bill Gates tanggal 31 Mei 2012 yang berisi kode link “KUpJCJ”. Sebab kode link itu mengingatkan aku pada Jeep CJ-7 yang terkenal dan masuk Indonesia awal tahun 80-an, dan juga mengingatkan aku mengenai aku belajar menyetir dengan mobil jip juga yaitu jip Toyota pada tahun 1982.

Jadi kode link “KUpJCJ” ini seperti isyarat bahwa kalau kita jadi menikah, yang berarti aku belajar masuk ke gerbang pernikahan dari kamu yang sudah pernah menikah, maka aku harus tetap “ke Up”, yaitu keatas menghadap Allah ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Dan bukan cuma untuk sekedar belajar menikah seperti aku belajar menyetir dulu.

Pelat nomer mobil Volvo B 8219 CJ itu, memuat angka 19 seperti rumah temanku Wisnu dulu di jalan Sukabumi 19. Pada sekitar tahun 2005 setelah lama tidak ketemu, Wisnu menelpon aku dan antara lain mengatakan kalau nggak punya duit mendingan nggak usah melakukan apa-apa.

Sehingga pelat nomer mobil Volvo B 8219 CJ itu seperti semacam request dari rekan-rekan kamu agar kalau aku mau mewujudkan “KUpJCJ” itu, yaitu aku belajar masuk ke gerbang pernikahan dari kamu yang sudah pernah menikah, maka lebih baik aku menjual dulu lukisanku ke Bill Gates.

Isyarat request rekan-rekan kamu itu seperti diperkuat pula oleh ucapan satpam berbaju hitam yang saat berdiri dekat aku lalu berkata dengan suara cukup keras “belum dikirim juga nih”, seperti isyarat aku belum dikirim transfer dana untuk pembelian lukisanku. Selain itu, sejak beberapa minggu lalu di Jak-TV muncul penyiar bernama Shella Wangkar, yang kadang muncul bersama kamu atau kadang muncul menggantikan kamu seperti pada segmen jam sembilan Jumat malam yang lalu. Nama depan Shella Wangkar seperti memuat kata “sell” dalam bahasa Inggris yang berarti jual. Sedangkan nama belakang Wangkar seperti berarti “uang ke Rahma”. Jadi nama Shella Wangkar itu seperti memuat isyarat agar aku segera menjual lukisanku ke Bill Gates dan sebagian uang hasil penjualan lukisan itu aku kasih sama kamu.

Saat aku mau pulang dari kator kamu Jumat kemarin itu, seperti ada tambahan isyarat request rekan-rekan kamu itu melalui ucapan satpam yang biasa menjaga di pos satpam dekat gerbang depan. Dalam bahasa Inggris kata untuk gerbang adalah “Gate”, seperti nama Bill Gates. Dan satpam di gerbang itu mengatakan agar aku ketemu kamu di tempat lain saja, jangan di Jak-TV. Seperti isyarat kalau aku datang dalam keadaan belum juga menjual lukisanku ke Bill Gates, lebih baik aku tidak datang-datang lagi.

Dan aku pikir wajar saja kalau rekan-rekan kamu sangat mengkhawatirkan persoalan kita sehingga mengajukan request seperti itu, sebab dari beberapa kejadian dimana muncul bencana-bencana besar yang terkait dengan persoalan kita, tentu mengkhawatirkan keselamatan umat manusia juga. Dengan aku menuliskan soal request rekan-rekan kamu itu disini, moga-moga dapat segera mengetuk hati Bill Gates atau siapa saja yang mau beli lukisan-lukisanku dengan harga yang baik. Dan aku bukan minta uang, melainkan menjual lukisan yang kelak beberapa puluh tahun mendatang insya Allah lukisan-lukisan itu akan bernilai tinggi mengingat nilai historis yang terkait dengan lukisan-lukisan itu.

Kemarin pagi waktu aku buka email di Yahoo, ada beberapa permohonan untuk menjadi contact sama aku di bagian chatting. Diantara nama-nama yang mengajukan permohonan menjadi contact-ku itu ada nama Waleedoks, aku nggak tahu apa ada kaitan sama prince Al Waleed.

Beberapa hari yang lalu di National Geographic ada video mengenai seorang jurnalis perempuan yang berkesempatan ketemu langsung prince Al Waleed di kantor beliau. Pada awal video ketika sang jurnalis bertanya apa sebab prince Al Waleed masih sibuk bekerja meskipun sudah kaya raya, beliau menjawab kita harus tetap bekerja karena masih banyak yang perlu dikerjakan. Kemudian jurnalis itu diajak pergi ke suatu acara di luar, yaitu ke padang pasir menemui rakyat Saudi. Merupakan kebiasaan prince Al Waleed untuk pada saat-saat tertentu bertemu langsung dengan sejumlah rakyat Saudi di tempat pertemuan yang sudah ditentukan.

Ada sekitar seratus orang rakyat Saudi malam itu yang bertemu prince Al Waleed di padang pasir, sebagian besar minta bantuan dana. Dan prince Al Waleed mengatakan kepada junalis itu bahwa sebagian besar akan dikabulkan. Beliau memberi contoh pula, ada seorang pengangguran tapi tidak minta dana melainkan minta mobil, dan prince Al Waleed menyetujui.

Aku jadi ingat juga saat aku Umroh, seperti biasa setelah selesai sholat Tahajjud bersama rombongan biasanya aku berjalan ke depan untuk cari tempat yang lebih dekat ke Ka’bah sambil menunggu sholat Shubuh. Pada saat-saat menjelang sholat Shubuh seperti itu,  perempuan yang masih ada di sekitar situ akan diberitahu oleh Askar untuk mundur dan cari tempat di bagian belakang yang ada atap mesjid. Suatu saat, ada Askar yang setelah memberitahu beberapa perempuan seperti itu lalu berjalan lewat di depanku sambil berkata “you are Saudi”, dan sempat diulang sekitar dua kali. Tapi aku nggak tahu dia bicara sama siapa, kalau dia bicara sama orang Saudi tentu dia bicara bahasa Arab dan bukan pakai kata-kata “you are Saudi”.

Nama “Waleedoks” yang aku temukan kemarin pagi di bagian chatting saat aku buka halaman e-mail di Yahoo, yang mengajukan permohonan ingin jadi contact-ku di Yahoo, seperti merupakan isyarat “prince Al Waleed Oke Sarita”, yaitu beliau setuju kamu Rahma Sarita untuk menikah sama aku dan kemudian aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Mungkin karena setelah Imam Masjidil Haram mengatakan “kaki mau sembuh, hukum aja” saat kakiku dipenuhi bintik merah waktu Umroh bulan April 2012 yang lalu seperti aku ungkapkan di “Rabu Pagi Pulang Lewat Papandayan“, namun kemudian aku tetap berusaha membantu kamu agar terlepas dari hukuman itu, sehingga dianggap lebih baik kamu disetujui saja untuk menikah sama aku dan kemudian aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

Pesan pada Twitter Bill Gates yang muncul sekitar hari Jumat 22 Juni 2012 saat aku ke kantor kamu ada dua, dan kedua pesan Twitter itu memuat kata-kata yang sama cuma beda kode link dan beda waktu pemuatan. Kedua pesan Twitter itu dimulai dengan kata “visit” seperti terkait kunjunganku ke kantor kamu.

Pesan pertama dimuat pada Jumat 22 Juni 2012 jam 12.55 siang, pada saat itu aku sudah ada di Pondok Labu sebab setelah sholat Jumat aku langsung berangkat menuju kantor kamu. Mungkin saat itu Bill Gates langsung mengetahui aku naik angkot ke Pondok Labu, dan segera menduga aku akan ke kantor kamu.

Kode link pada pesan tanggal 22 Juni 2012 itu adalah “NXCnUc”, jadi Bill Gates seperti sudah menduga kepergianku ke kantor kamu terkait pesawat Fokker F-27 jatuh sehari sebelum itu seperti aku tulis di surat sebelum ini.

Pesan kedua dengan kata-kata yang sama namun dimuat pada tanggal 23 Juni 2012 memuat kode link berbeda yaitu “LGpaff”. Mungkin karena sudah mendapat info aku tidak ketemu kamu saat datang ke kantor kamu Jumat sore 22 Juni 2012, sehingga pesan Twitter yang dimuat beberapa jam kemudian yaitu pada tanggal 23 Juni 2012 jam 1:23 AM dinihari waktu Jakarta, memuat kode link seperti itu. Dimana “LG” seperti dari istilah pada gedung bertingkat yaitu “Lower Ground”, sedangkan “pa” dari kata bahasa Indonesia “pak”, dan “ff” dari istilah pada pemutar video CD ataupun kamera atau kalau jaman dulu tape cassette, yaitu istilah “fast-forward” yang berguna untuk memajukan tampilan dari rekaman gambar pada video CD atau cassette.

Jadi karena hari Jumat itu aku nggak berhasil ketemu kamu, maka aku seperti berada di “Lower Ground” yang bertentangan dengan kesediaanku naik ke atas menghadap Allah, ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Oleh sebab itu aku seperti diingatkan “pak, fast-forward dong……….,” yaitu agar aku maju lebih cepat dalam membereskan persoalanku sama kamu, yaitu aku segera menikah sama kamu lalu aku ketemu ajal, sebab ini menyangkut nasib umat manusia di dunia.

Namun sebelum itu ada juga peringatan dari pesan Twitter Bill Gates yaitu pada tanggal 20 Juni 2012, dengan kode link “Kj05Eu”. Angka 5 biasa digunakan pula untuk menunjukkan posisi setengah, misalkan 6,5 atau 12,5 dan kata setengah juga bisa berarti gila. Sedangkan “Eu” terkait dengan istilah Eureka yang digunakan oleh Archimides ketika mendapat ide untuk merumuskan hukum Archmides.

Sehingga kode link “Kj05Eu” seperti isyarat agar kita jangan menurunkan diri, bertingkah laku nol, gila-gilaan, saat memotret untuk lukisan yang berdasarkan ide soal Eureka itu.


Jakarta, 25 Juni 2012.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: