AB557. Respon Bill Gates Soal MA 19, Dan Ujian Ken Arok


Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Respon Bill Gates Soal MA 19, Dan Ujian Ken Arok


…….
…….
…….
…….
…….
…….
Mr Mukesh Ambani, Chairman, Reliance Industries Ltd, calling on Mr Montek Singh Ahluwalia, Deputy Chairman, Planning Commission, in the Capital on Monday. Business Line — Ramesh Sharma
…….
…….
lukisan “Rokok Bill Gates” lukisan “Rahma Michelle Pray”
…….
Pada 3 Juli 2012 siang hari saat mencari berita soal Reliance Industry, aku menemukan berita soal Mukesh Ambani bertemu dengan Montek Singh Ahluwalia seseorang yang pakai sorban biru muda seperti PM Manmohan Singh pada lukisan “Rahma Michelle Pray”. Dan ternyata pada malam hari ada momen ketika kamu seperti menghadap tidak ke kamera melainkan ke arah yang kalau dilihat dari laptop di kamarku seperti ke arah lukisan “Rahma Michelle Pray”.
Wahyu dari T3B Singapore biasanya setelah selesai kasih info Bursa Saham lalu menengok ke kiri ke arah Rahma dan siapapun yang sedang bersama Rahma membawa acara. Tapi pada 3 Juli 2012 malam, Wahyu tidak menoleh ke kiri melainkan ke kanan. Seperti isyarat ada yang penting yang akan muncul kemudian.
Ooooo kamera yang disana, kirain yang disitu ……………….
Ini seperti isyarat yang muncul dari langit agar kita fokus kepada persoalan kita, yaitu kita menikah untuk kemudian aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.
…….
…….
…….


Setelah aku menemukan soal Mukesh Ambani untuk tambahan data pada surat “Mukesh Ambani 19 Dan Bill Gates Kagumi Perkembangan India“, aku jadi berpikir soal nama Mukesh Ambani itu yang seperti merupakan isyarat dari langit terkait persoalan kita juga. Seperti bagian dari skenario Allah terkait dengan tanggung jawab kita kepada umat manusia.

Sebab nama Mukesh Ambani itu seperti terkait dengan yang aku tulis di “MenKes Endang Rahayu Wafat Dan Baju Orange Rahma“. Nama depan Mukesh Ambani itu, yaitu MUKESH, seperti berarti “kamu menteri kesehatan”, dalam hal ini yang sering aku sebut dengan kata kamu adalah kamu Rahma Sarita. Terkait dengan menteri kesehatan yang wafat setelah aku pulang Umroh bulan April 2012 yang lalu.

Sedangkan nama belakang Mukesh Ambani, yaitu AMBANI, seperti memuat namaku A.M. Firmansyah dan nama bu Ani SBY.

Sehingga nama Mukesh Ambani seperti isyarat dari langit bahwa kalau kamu tetap tidak mau menjalani isyarat dari langit yaitu menikah dengan aku untuk kemudian aku meninggal dunia untuk kebaikan umat manusia, maka dapat terjadi kebalikan dari itu. Yaitu suatu saat kamu ditugaskan untuk meliput kegiatan pak SBY, lalu terjadi kecelakaan sehingga kamu dan rombongan meninggal dunia, sebagaimana menteri kesehatan yang meninggal dalam keadaan di dalam tim pak SBY, dan kemudian malah aku yang masuk dalam tim bu Ani dan setelah itu bu Ani menjadi presiden.

Isyarat itu jadi semakin kuat karena Mukesh Ambani seperti memiliki latar belakang yang terkait dengan persoalan kita. Mukesh Ambani menikah dengan seorang bernama Nita, seperti nama cewe sebelah rumah yang pernah dekat dengan aku di tahun 1982. Sekarang pasangan Mukesh dan Nita dikaruniai tiga orang anak.

Perusahaan yang dikelola oleh Mukesh Ambani adalah perusahaan yang dibentuk oleh sang ayah pada pertengahan tahun 70-an yaitu Reliance Industry. Sang ayah semula pegawai biasa di sebuah perusahaan asing yang antara lain bergerak di bidang suplai BBM, kemudian karena ingin berbisnis sendiri maka pada pertengahan tahun 70-an beliau membangun pabrik tekstil. Dalam beberapa tahun saja, perusahaan itu sudah mendapat pujian dari Bank Dunia karena meskipun merupakan perusahaan di negara dunia ketiga yaitu India, tapi dikelola dengan sangat baik seperti perusahaan di negara maju. Perusahaan itu lalu dikembangkan, selain tekstil juga ke bidang-bidang lain antara lain petrochemical, minyak dan gas, retail, infotel. Sesudah sang ayah wafat pada tahun 2002 bisnis itu diteruskan oleh Mukesh Ambani.

Semula aku agak ragu untuk menulis soal ini, karena khawatir terlalu sensitif. Tapi mengingat nama panjang bu Ani adalah Kristiani, aku jadi ingat dengan soal Dajjal. Dari sudut Islam, umat Kristen dianggap kafir. Ini bukan mau mempertentangkan soal agama, karena di tiap agama memang cenderung menganggap semua orang yang diluar agama itu adalah kafir. Dan dalam berbagai literatur, disebutkan bahwa Dajjal akan muncul di akhir jaman menjelang kiamat dengan ada tanda kafir di dahi.

Kalau sampai terjadi seperti isyarat dari langit yang aku sebutkan diatas, yaitu kamu yang meninggal dunia pada saat ikut rombongan pak SBY, dan kemudian aku malah masuk ke dalam tim bu Ani dan setelah itu bu Ani menjadi presiden, jangan-jangan aku menjadi Dajjal.

Padahal Arab Saudipun sudah mengingatkan mengenai soal ini seperti aku tulis di “Isyarat Diameter 40 Pada Jam Mekah“, berupa mendirikan menara jam dengan diameter 40 yang mulai dibangun pada tahun 2010, dan ada tulisan Allah pada bagian yang dapat dikatakan sebagai dahi dari jam itu. Diameter 40 seperti terkait dengan aku yaitu namaku Firman yang dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” berarti empat. Sehingga diameter 40 seperti terkait soal kesediaanku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Dan tulisan Allah pada bagian “dahi” menara jam 40 itu seperti isyarat agar jangan ada tanda kafir di dahiku, sebab dapat menyebabkan aku menjadi Dajjal.

Ini jadi seperti ujian Ken Arok untuk aku, apakah aku akan membiarkan saja terjadi skenario Mukesh Ambani seperti aku sebutkan diatas yaitu kamu yang meninggal dunia karena kecelakaan saat ikut rombongan pak SBY, sehingga aku bagaikan Ken Arok. Mungkin kamu pernah dengar kisah Ken Arok di sebuah kerajaan jaman dulu Jawa Timur, yaitu setelah memesan keris kepada seorang empu ahli pembuat keris, kemudian Ken Arok membunuh pembuat keris itu, lalu dengan keris pusaka itu membunuh penguasa, untuk kemudian dia sendiri yang jadi penguasa dengan menikahi janda penguasa itu.

Sebagian besar surat “Mukesh Ambani 19 Dan Bill Gates Kagumi Perkembangan India” aku selesaikan pada 28 Juni 2012 tengah malam. Keesokan hari muncul pesan Twitter Bill Gates yang seperti respon. Pesan pertama berisi kode link “OEk08p”. Huruf “OE” pada ejaan jaman dulu dibaca sebagai “u”, misalkan “doeloe” atau “boekoe”, sehingga “OE” pada link itu seperti berarti “u lama”, kita berdua terlalu lama membereskan persoalan kita. “k08p” memuat angka delapan dimana kata delapan seperti memuat lembaga antariksa LAPAN. Jadi “OEk08p” seperti berarti kalau kita terlalu lama membereskan persoalan kita, maka kita akan kehilangan momen penting untuk aku ke kosong, menuju kosong, naik ke atas ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia, kesempatan itu akan pergi.

Pesan pada Twitter Bill Gates itu mendapat tanggapan dari seseorang bernama Lara Yasin. Seperti terkait surah Yasin yang biasa dibacakan untuk orang yang akan ketemu ajal. Sehingga nama Lara Yasin seperti isyarat kalau kita terlalu lama tidak membereskan persoalan kita, maka surah Yasinpun akan menjadi lara, menjadi sedih.

Pesan ketiga berupa soal Melinda Gates sebagai bagian dari League of Extraordinary Women yang dimuat di situs Fast Company. Seperti aku tulis di surat “Request Rekan-rekan Rahma Terkait Soal CJ“, ada kode link pada Twitter Bill Gates beberapa hari yang lalu yang memuat huruf “ff” sebagaimana istilah “fast-forward” pada pemutar video atau CD.

Kata “fast” dalam istilah “fast-forward” itu adalah mempercepat, atau dapat pula berarti mempersingkat. Jadi situs Fast Company itu seperti isyarat agar nama Mukesh Ambani itu disingkat saja menjadi “M.A.”, yang kalau dibaca menjadi “Ema”, yaitu sesuai dengan status kamu untuk menjadi Ema untuk aku seperti tanteku tante Ema yang tetap hidup setelah sang suami wafat.

Pada pesan itu juga ada kode link “MZwZMT”, dimana ada dua huruf yang disebut secara berkebalikan yaitu “MZ” dan “ZM”. Seperti terkait dengan soal kalau nama Mukesh Ambani tidak disingkat, malah dapat terjadi kebalikan seperti yang aku sebut diatas mengenai bukan aku yang wafat melainkan kamu yang wafat sebagaimana MenKes Wafat setelah aku pulang Umroh.

Tanggal 3 Juli 2012 siang aku cari info soal Reliance Industry, perusahaan milik Mukesh Ambani. Ternyata ada berita bahwa pada 2 Juli 2012 Mukesh Ambani mengadakan pertemuan dengan Montek Singh Ahluwalia dari suatu badan pemerintah terkait perencanaan pembangunan. Mula-mula aku kurang paham apakah ada kaitan dengan aku menulis “Mukesh Ambani 19 Dan Bill Gates Kagumi Perkembangan India” pada 29 Juni 2012 yang lalu.

Belakangan aku baru perhatikan, nama pak Montek itu seperti terkait dengan lukisan yang memuat kamu yaitu “Rokok Bill Gates”. Sebab kamu ‘kan sebagai Ema untuk aku seperti tanteku tante Ema yang tetap hidup setelah sang suami wafat. Sedangkan Bill Gates adalah dari bidang Information Technology. Jadi nama pak Montek seperti terkait lukisan itu, dimana kamu berada diatas Bill Gates, “M on tech”. Seperti sekalian isyarat agar kamu tetap “on”, tetap hidup.

Isyarat ini diperkuat lagi dengan Spanyol menang 4-0 atas Itali pada final Euro 2012 tanggal 1 Juli 2012. Terkait namaku Firman yang dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” berarti empat, sehingga skor 4-0 itu seperti menegaskan bahwa persoalan kita adalah persoalan kamu menikah sama aku untuk kemudian aku menjadi nol, ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Oleh sebab itu moga-moga dalam waktu dekat ini kita dapat segera mengadakan pembicaraan yang serius mengenai persoalan kita ini.

Pada saat 3 Juli 2012 siang hari aku mencari berita soal Reliance Industry, lalu aku menemukan berita soal Mukesh Ambani bertemu dengan Montek Singh Ahluwalia seseorang yang pakai sorban biru muda, aku jadi teringat PM Manmohan Singh pada lukisan “Rahma Michelle Pray” yang juga pakai sorban biru muda. Dan ternyata pada malam hari ada momen ketika kamu seperti menghadap tidak ke kamera melainkan ke arah yang kalau dilihat dari laptop di kamarku seperti ke arah lukisan “Rahma Michelle Pray”.

Momen itu dimulai dengan Wahyu dari T3B Singapore yang biasanya setelah memberi info soal Bursa Saham lalu menghadap kiri untuk menyerahkan acara ke kamu dan Abdul Rasyid, tapi malam itu Wahyu malah menghadap ke kanan. Urut-urutan kejadian itu dapat dilihat pada foto-foto diatas.

Kejadian yang muncul pada 3 Juli 2012 itu seperti isyarat yang muncul dari langit agar kita fokus kepada persoalan kita, yaitu kita menikah untuk kemudian aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.


Jakarta, 4 Juli 2012.
wassalam,


a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: