AB678. Gelar Ke Empat Confederations Cup Untuk Brazil 2013 Dan Gol Tiduran Frederico

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Gelar Ke Empat Confederations Cup
Untuk Brazil 2013 Dan Gol Tiduran Frederico

 
 

 ……
 ……
Brazil players and coaches pose with the champions trophy after defeating Spain in the Confederations Cup final soccer match at the Estadio Maracana in Rio de Janeiro June 30, 2013. REUTERS/Paulo Whitaker (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) June 30, 2013
Confederations Cup semula bernama King Fahd cup yang diselenggarakan oleh Arab Saudi. Pada turnamen pertama dan kedua tahun 1992 dan 1995 di Arab Saudi, yang menjadi juara adalah Argentina dengan runner-up Arab Saudi pada 1992 dan Denmark serta Argentina pada 1995. Kemudian pada 1997 meskipun masih diadakan di Arab Saudi, namun penyelenggaraan sudah dialihkan kepada FIFA. Sejak 2005 turnamen yang semula dua tahun sekali itu diubah menjadi empat tahun sekali, dan diadakan di negara yang satu tahun kemudian akan menjadi tuan rumah World Cup. Peserta merupakan tim yang mewakili negara, yang menjadi juara pada masing-masing zona konfederasi FIFA di Eropa (UEFA), Afrika (CAF), Oseania (OFC), Asia (AFC), Amerika Tengah, Utara dan Karibia (CONCACAF) serta Amerika Selatan (CONMEBOL). Jadi peserta terdiri dari enam tim juara masing-masing zona konfederasi FIFA itu, ditambah satu tim juara World Cup dan satu tim tuan rumah.
 ……
 ……
Semi Final 1
Brazil’s goalkeeper Julio Cesar saves a penalty kick by Uruguay’s Diego Forlan (R) during their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Mineirao in Belo Horizonte June 26, 2013. REUTERS/Ueslei Marcelino (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER TPX IMAGES OF THE DAY) – June 26, 2013
 ……
Brazil’s Fred scores a goal between Uruguay’s Diego Lugano (L) and Alvaro Gonzalez during their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Mineirao in Belo Horizonte June 26, 2013. REUTERS/Ricardo Moraes (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER TPX IMAGES OF THE DAY – June 26, 2013.
Uruguay’s Edinson Cavani (L) celebrates after scoring a goal against Brazil as teammates Alvaro Gonzalez and Luis Suarez (R) hug during their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Mineirao in Belo Horizonte June 26, 2013. REUTERS/Ricardo Moraes (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) RICARDO MORAES – June 26, 2013
Pada semifinal antara Brazil dan Uruguay yang berlangsung 26 Juni 2013 dengan skor akhir 2-1, satu-satunya gol untuk Uruguay dihasilkan oleh Edinson Cavani. Nama belakang Edinson Cavani mengingatkan pada kain kafan untuk pocong, sehingga seperti terkait suratku 15 Juni 2013 “First All German Final Lalu First German Treble Kemudian Banjir Dress The End” yang memuat pocong dengan wajahku.
 ……
Brazil’s Paulinho (R) heads the ball to score a goal past Uruguay’s Martin Caceres and goalkeeper Fernando Muslera during their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Mineirao in Belo Horizonte June 26, 2013. REUTERS /Sergio Moraes (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – June 26, 2013
 ……
 ……
 ……
 ……
Semi Final 2
Italy’s Leonardo Bonucci misses his penalty shot against Spain’s goalkeeper Iker Casillas during the penalty shootout of their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Castelao in Fortaleza June 27, 2013. REUTERS/Kai Pfaffenbach (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – KAI PFAFFENBACH June 27, 2013
Italy’s Leonardo Bonucci(L) misses his penalty shot against Spain’s goalkeeper Iker Casillas during the penalty shootout of their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Castelao in Fortaleza June 27, 2013. REUTERS/Marcos Brindicci (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – MARCOS BRINDICCI June 27, 2013
Italy’s Leonardo Bonucci (19) and Riccardo Montolivo (18) react after a missed scoring opportunity during their Confederations Cup semi-final soccer match against Spain at the Estadio Castelao in Fortaleza June 27, 2013. REUTERS /Marcos Brindicci (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – MARCOS BRINDICCI – June 27, 2013
 ……
Spain’s Jesus Navas (L) scores the winning penalty goal against Italy’s goalkeeper Gianluigi Buffon during the penalty shootout of their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Castelao in Fortaleza June 27, 2013. REUTERS/Marcos Brindicci (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER TPX IMAGES OF THE DAY)- MARCOS BRINDICCI – June 27, 2013
Spain’s Jesus Navas celebrates after scoring the winning penalty goal against Italy during the penalty shootout of their Confederations Cup semi-final soccer match at the Estadio Castelao in Fortaleza June 27, 2013. REUTERS/Ivan Alvarado (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – IVAN ALVARADO – June 27, 2013
 ……
 ……
 ……
 ……
Final
Situs harian guardian.co.uk memuat berita final Confederations Cup 2013 dengan foto selebrasi tim Brazil saat Fred melompati papan iklan dengan merk Brahma, sedangkan Neymar dan yang lain tampak mengikuti. Tapi pada merk Brahma yang sebelah kiri, ada orang di posisi huruf B sehingga yang terlihat cuma “RAHMA”, seperti nama kamu. guardian.co.uk
Brazil’s Fred (C ground) scores a goal next to Spain’s Gerard Pique (R), Spain’s Alvaro Arbeloa (C) and Brazil’s Neymar (L) during the Confederations Cup final soccer match at the Estadio Maracana in Rio de Janeiro June 30, 2013. REUTERS /Paulo Whitaker (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – PAULO WHITAKER – June 30, 2013
Brazil’s goalkeeper Julio Cesar dves for the ball as Spain’s Sergio Ramos (L) misses a penalty kick during their Confederations Cup final soccer match at the Estadio Maracana in Rio de Janeiro June 30, 2013. REUTERS /Jorge Silva (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – June 30, 2013
Spain’s Gerard Pique, second right, is sent off the field by referee Bjorn Kuipers from the Netherlands after fouling Brazil’s Neymar, right, during the soccer Confederations Cup final between Brazil and Spain at the Maracana stadium in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, June 30, 2013. (AP Photo/Eugene Hoshiko) – June 30, 2013
 ……
Brazil’s Neymar, right, scores his side’s 2nd goal past Spain’s Alvaro Arbeloa during the soccer Confederations Cup final between Brazil and Spain at the Maracana stadium in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, June 30, 2013. (AP Photo /Victor R. Caivano)
Brazil’s Fred, right, kicks past Spain’s Cesar Azpilicueta so score his side’s third goal during the soccer Confederations Cup final match at the Maracana stadium in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, June 30, 2013. (AP Photo/Natacha Pisarenko)
Key moment: David Luiz clears off the line from a Pedro shot – a goal would have made it 2-1 to Brazil. reuters – dailymail.co.uk – 30 June 2013
Brazil’s Neymar holds the Golden Ball award presented to the best player in the tournament after they defeated Spain in the Confederations Cup final soccer match at the Estadio Maracana in Rio de Janeiro June 30, 2013. REUTERS/Sergio Moraes (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER) – June 30, 2013
Golden boot winner Spain’s Fernando Torres is flanked by silver boot winner Fred from Brazil, left, and bronze boot winner Neymar, right, after Brail won the soccer Confederations Cup final between Brazil and Spain at the Maracana stadium in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, June 30, 2013. (AP Photo/Victor R. Caivano)
 ……
 ……
 ……
 ……
Gol Tiduran Frederico Chavez Guedes
Bermula dari umpan lambung oleh Hulk di sayap kanan, menyebabkan Neymar dan Fred bergegas mendekat ke arah gawang Spanyol untuk memanfaatkan umpan lambung itu.
Fred meloncat, bersiap untuk menyundul bola lambung itu ke gawang. Tapi bola terlalu tinggi.
Bola menyentuh tanah dan sempat mengenai kaki kanan Neymar yang sudah terlalu ke depan untuk memanfaatkan bola itu, sehingga bola kembali ke arah Fred yang setelah meloncat kemudian mendarat, namun hilang keseimbangan dan jatuh.
youtube.com
Bundled: Fred scores for the hosts. AFP / GettyImages – dailymail.co.uk – 30 June 2013
Saat masih tergeletak menghadap kiri ke arah gawang lawan, bola liar itu berada di dekat kaki Fred sehingga kiper Iker Casilas langsung menjatuhkan diri juga untuk mencegah bola itu masuk. (Photo by Scott Heavey/Getty Images)
 ……
Dan Fred cukup cerdik untuk tidak menggulirkan bola itu mendatar di tanah, melainkan menendang melewati atas badan Iker Casillas dan menjadi gol pembuka untuk Brazil. foto: youtube.com
 ……
Early lead: Fred scores after just two minutes following some terrible defending by Spain. Reuters – dailymail.co.uk – 30 June 2013
 ……
youtube.com
Brazil’s Fred (R) scores a goal against Spain’s goalkeeper Iker Casillas during their Confederations Cup final soccer match at the Estadio Maracana in Rio de Janeiro June 30, 2013. REUTERS/Marcos Brindicci (BRAZIL – Tags: SPORT SOCCER)- MARCOS BRINDICCI – June 30, 2013  
 ……
Brazil’s Fred, bottom right, scores the opening goal during the soccer Confederations Cup final between Brazil and Spain at the Maracana stadium in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, June 30, 2013. (AP Photo /Victor R. Caivano)  
 ……
Brazil’s Fred, on the ground back to camera, scores his side’s first goal as Spain’s Iker Casillas, left, looks on during the soccer Confederations Cup final at the Maracana stadium in Rio de Janeiro, Brazil, Sunday, June 30, 2013. (AP Photo / Natacha Pisarenko)
REUTERS /Paulo Whitaker
 ……
Yang menarik dari gol “tiduran” oleh Frederico itu adalah, sekitar empat hari sebelum itu yaitu pada 26 Juni 2013 malam aku merekam acara kamu sambil tiduran, karena masih agak pusing setelah pada 22 Juni 2013 sekitar jam setengah dua lewat tengah malam saat sholat aku merasa seperti mengalami latihan penarikan ruh .
Sambil tiduran itu, sesekali aku menghadap ke kiri untuk melihat ke layar laptop, khawatir ada problem dalam merekam acara kamu itu. Dan pak Didi Irawadi sempat mengucapkan kata “moral” saat itu, sehingga aku jadi berpikir jangan-jangan aku disangka ada problem moral juga karena melihat kamu di laptop sambil tiduran seperti itu. Tapi karena sedang pusing jadi aku tetap tiduran, dan pada segmen terakhir baru aku bangun dan pak Didi sempat mengucapkan lagi kata moral.
Ternyata empat hari kemudian pada final Confederations Cup, gol pertama oleh Frederico terjadi dalam posisi dia tiduran menghadap ke kiri juga.
Rahma Sarita pada Ada Apa Berita di Jak-TV 26 Juni 2013.
 ……
 ……
Berita final Confederations Cup 2013 di situs usatoday memuat foto selebrasi tim Brazil dengan Fred sedang menunjuk, yang kalau dilihat pada laptop di kamarku seperti menunjuk ke lukisan “Rokok Bill Gates” yang memuat kamu. Pada lukisan itu kamu berbaju merah seperti kostum tim Spanyol, sedangkan posisi Bill Gates ada di bawah kamu dengan badan dan kepala dimiringkan, seperti posisi Fred saat melakukan gol tiduran itu. usatoday.com / Photo: Andre Penner, AP
 ……
Sebagian besar isi surat ini sudah aku selesaikan pada 9 Juli 2013 siang. Beberapa jam kemudian Rahma muncul pada malam hari dengan rok panjang seperti yang dipakai saat aku datang ke Jak-TV pada awal Januari 2012, yang diikuti kemunculan foto Melinda Gates jongkok yang seperti respon kepada aku yang saat itu sedang jongkok ketika Rahma lewat di depanku. Terus terang saat sedang jongkok itu aku jadi ingat pada kuntilanak, waktu lihat Rahma berjalan dengan rambut panjang tergerai dan baju rok panjang seperti baju kuntilanak. Pada surat lain Baju Merah Rahma Dan Are You As Harry aku tulis soal foto Bill Gates di Foothills College, yang seperti sedang duduk di dalam mobil dan melihat ke perempuan berambut panjang serupa rambut Rahma. Sehingga seperti sedang berpikir bagaimana kalau bukan aku yang jadi hantu perjaka tua di halaman parkir Jak-TV, melainkan malah Rahma. Atau mungkin Rahma berdua aku. Dengan kemunculan kembali Rahma berpakaian rok panjang kuntilanak pada 9 Juli 2013 itu, jadi klop dengan aku yang bersedia menjadi pocong.
 ……
 ……
 ……

 
 

Pertandingan final Confederations Cup 2013 telah berlangsung pada 30 Juni 2013, dengan Brazil menjadi juara untuk ke 4 kali sejak turnamen itu mulai diselenggarakan pada tahun 1992 di Arab Saudi dengan nama King Fahd cup. Gelar ke 4 untuk Brazil itu seperti terkait namaku Firman yang dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” berarti 4. Sehingga final yang berlangsung beberapa hari menjelang Ramadhan ini seperti memuat beberapa isyarat penting terkait persoalan kita.

Menjadi lebih penting karena seperti kata para Ustadz dan Ustadzah, orang-orang yang menjadi Syuhada itu tidak mati, mereka hidup di alam lain. Dan almarhum raja Fahd yang nama beliau semula diabadikan pada nama piala King Fahd cup sebelum kemudian berganti menjadi Confederations Cup, mungkin sedang mengamati juga dari alam lain sambil prihatin terhadap persoalan kita.

Pada semifinal antara Brazil dan Uruguay dengan skor akhir 2-1, isyarat itu berupa satu-satunya gol untuk Uruguay dihasilkan oleh Edinson Cavani yang nama belakang dia mengingatkan pada kata kafan yamg biasa digunakan untuk jenazah. Sedangkan gol untuk Brazil oleh Fred dan kemudian gol penentu kemenangan oleh Paulinho. Nama dari Paulinho mengingatkan pada kata polisi, seperti pak Naufal yang perwira polisi yang dikabarkan menikah sama kamu pada tahun 2001 namun bercerai pada tahun 2005.

Paulinho menggunakan nomer punggung 18 yang mengingatkan pada plat nomer CD kedutaan Australia, negara yang dikenal sebagai negara “down under”. Jadi seperti isyarat dari langit agar pak Naufal yang perwira polisi biar tetap dibawah saja, tetap di dunia fana ini, tidak perlu naik menghadap Allah ketemu ajal. Biar aku saja yang naik menghadap Allah ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

Dalam pertandingan itu pula Diego Forlan gagal menggolkan tendangan penalti. Seperti terkait dengan nama Diego Forlan yang seperti berarti “die go Firman telah end” yang harus digagalkan, dalam arti aku harus tetap gol untuk ketemu ajal.

Pada semifinal lain, antara Spanyol dan Italia, setelah perpanjangan waktu skor tetap 0-0 sehingga dilakukan adu penalti dengan skor akhir 7-6. Angka skor 7-6 itu seperti berarti “menuju end A.M.”, aku A.M. Firmansyah menuju end, ketemu ajal. Pemain Italia yang gagal menggolkan adalah Leonardo Bonucci dengan nomer punggung 19, sedangkan penentu kemenangan Spanyol adalah gol dari Jesus Navas bernomer punggung 22 yang kalau angka 22 itu dijumlahkan akan menjadi 4, terkait namaku Firman yang dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” berarti 4.

Nama dari Leonardo Bonucci itu mengingatkan pada pelukis Leonardo Da Vinci, terkait kegiatan Bill Gates yang belakangan ini sibuk mengurai isyarat dari langit terkait persoalan kita, sehingga seperti dalam film “Da Vinci Codes”. Sedangkan nomer punggung 19 seperti terkait temanku Wisnu yang dulu tetangga yang tinggal di rumah nomer 19, yang sekitar tahun 2005 pernah mengingatkan aku kalau nggak ada duit mendingan nggak usah ngapa-ngapain. Sebab kalau aku belum juga berhasil jual lukisanku dengan harga yang baik, aku cuma akan Bon saja, ngutang saja.

Pada final, Brazil menang 3-0 atas Spanyol. Gol pertama oleh Fred pada menit 2, gol kedua oleh Neymar pada menit 44, dan gol ketiga oleh Fred lagi pada menit 47. Kedua gol oleh Fred itu dapat dikatakan sama-sama pada menit ke 2, sebab gol pada menit 47 itu adalah menit ke 2 babak kedua. Jadi dua gol oleh Fred itu adalah pada menit ke 2 babak pertama dan menit ke 2 babak kedua.

Nama lengkap Fred itu adalah Frederico Chaves Guedes kelahiran 3 Oktober 1983. Nama depan dan nama tengah Frederico Chaves itu mengingatkan pada dua orang kakak beradik Nara dan Rico teman dari kakakku Fessy waktu di SD dan SMP. Kemudian sang kakak Nara meninggal dunia. Sehingga skor 3-0 dengan dua gol oleh Frederico Chaves itu seperti mengingatkan agar jangan sampai kakakku Faisal yang meninggal dunia, sebab nama Faisal memuat “sal” seperti pada kata salib. Kalau orang-orang yang terkait dengan salib, dengan tiga, diangkat dari dunia ini, dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung ke kiamat akibat kedahsyatan senjata-senjata pemusnah masal itu.

Sedangkan nama belakang Frederico Chaves Guedes itu mengingatkan pada tetanggaku dulu Desirina. Setelah aku sempat dekat dengan sang kakak, kemudian ketika sang kakak beralih ke cowo lain aku disarankan oleh beberapa temanku untuk beralih ke sang adik Desirina. Dan aku sempat berpikir untuk mewujudkan ide itu. Namun setelah aku pindah ke dekat Permata Hijau, usahaku untuk jadian dengan Desirina gagal.

Ini seperti isyarat agar sekarang ini kalaupun kamu nggak mau sama aku, lebih baik aku jangan turun ke Desirina lain, sebab dapat berakibat 3-0 yang berujung ke kiamat. Karena kalau aku berlama-lama di dunia fana ini, mungkin saja aku melakukan hal yang aku pikir baik namun ternyata malah negatif. Sebagai contoh ketika pada tahun 2006 aku ungkapkan ide Paris House In Seven Continents, kemudian yang terjadi malah efek negatif berupa krisis ekonomi yang melanda AS dan Eropa dan beberapa negara lain sejak tahun 2008 akibat problem housing mortgage loans. Jadi lebih baik aku naik menghadap Allah, ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

 
 

Jakarta,  10 Juli 2013.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: