AB650. Oscar 2013 Dan Soal Jalan Macet

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Oscar 2013 Dan Soal Jalan Macet

 

….
….
….
Pada 7 November 2010 aku pernah kirim ide soal solusi jalan macet di Jakarta, berupa 50% pegawai kerja di rumah, yaitu para pegawai itu bergantian sehari masuk kantor, sehari kerja di rumah.  Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah berkembang saat ini, pekerjaan kantor bisa dikerjakan di rumah, dan kalau ada yang perlu segera dikirim bisa lewat fax, e-mail, web, juga kalau mau adakan pembicaraan penting bersama bisa lewat teleconference di HP.
….
….
Ide itu aku ungkapkan lagi baru-baru ini dan aku kirim ke Twitter Bill Gates pada 24 Februari 2013 malam waktu Jakarta, sebab aku pikir selama menunggu proyek seperti MRT, monorail, dan lain-lain selesai yang butuh waktu tahunan, tentu penting juga untuk didapat solusi lain mengatasi kemacetan jalanan dan lalulintas Jakarta. Kemudian pada acara Oscar 2013 yang berlangsung 24 Februari 2013 malam waktu AS atau sudah masuk ke 25 Februari 2013 pagi waktu Jakarta, terjadi peristiwa bersejarah berupa First Lady Michele Obama menyerahkan Oscar 2013 untuk film terbaik “Argo” melalui sistim teleconference dari White House. Judul film “Argo” seperti terkait soal jalanan dan lalulintas juga, yaitu kata “Argometer” pada Taksi untuk menunjukkan biaya sewa taksi. Bersejarah karena untuk pertama kali White House terlibat langsung dalam acara penyerahan Oscar.
U.S. first lady Michelle Obama announces the winner of the best picture Oscar via video link at the 85th Academy Awards in Hollywood, California, February 24, 2013. REUTERS/Mario Anzuoni (UNITED STATES – Tags: ENTERTAINMENT TPX IMAGES OF THE DAY) (OSCARS-SHOW) – Mon, Feb 25, 2013
….
WASHINGTON, DC – FEBRUARY 24: In this handout provided by The White House, First lady Michelle Obama announces the Best Picture Oscar to Argo for the 85th Annual Academy Awards live from the Diplomatic Room of the White House February 24, 2012 in Washington, DC. Obama revealed the award via satellite for the live show being held in Los Angeles. (Photo by Pete Souza/The White House via Getty Images) – Tue, Feb 26, 2013
….
….
Director and producer Ben Affleck accepts the Oscar for best picture for “Argo” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California, February 24, 2013. REUTERS/Mario Anzuoni (UNITED STATES – Tags: ENTERTAINMENT) (OSCARS-SHOW) Mon, Feb 25, 2013
Presenter Jack Nicholson (L) congratulates best picture winner “Argo” producers George Clooney, Grant Heslov, and Ben Affleck (2nd L-R) as they pose with their awards at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013
First lady Michelle Obama, appearing on screen, and actor Jack Nicholson present the award for best picture during the Oscars at the Dolby Theatre on Sunday Feb. 24, 2013, in Los Angeles. (Photo by Chris Pizzello/Invision/AP) Mon, Feb 25, 2013
Actor Jack Nicholson presents the award for best motion picture at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/Mario Anzuoni (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-SHOW) Mon, Feb 25, 2013
….
Dalam acara Oscar 2013 di Dolby Theatre, saat wajah First Lady Michelle Obama tampil pada layar besar di belakang panggung melalui teleconference dari White House, di atas panggung terdapat aktor Jack Nicholson yang pernah mendapat Oscar untuk aktor pemeran utama terbaik di film “One Fles Over The Cuckoo’s Nest”, sebuah film mengenai suasana di rumah sakit jiwa.
….
“One Flew Over The Cuckoo’s Nest” film produksi tahun 1975 mengenai suasana rumah sakit jiwa, yang mendapat lima piala Oscar untuk film terbaik dengan produser Michael Douglas dan Saul Zaentz, aktor utama terbaik Jack Nicholson, aktris utama terbaik Louise Fletcher, sutradara terbaik Miloš Forman, dan skenario terbaik Laurence Hauben bersama Bo Goldman.
….
Suasana ramai di rumah sakit jiwa dalam film “One Flew Over The Cuckoo’s Nest” ketika Jack Nicholson yang tidak diperbolehkan menonton siaran langsung suatu  pertandingan, bersikap seperti orang yang sedang seru menonton siaran langsung pertandingan sambil melihat ke TV yang sudah dimatikan oleh pihak rumah sakit.
….
Diantara pasien rumah sakit jiwa pada film “One Flew Over The Cuckoo’s Nest” terdapat seorang keturunan Indian berbadan tinggi besar yang semula disangka bisu karena sejak masuk ke rumah sakit jiwa itu dia tidak pernah bicara. Tapi setelah kenal dengan Jack Nicholson dia malah bisa bicara dan menjadi shabat baik.
Akhir film berlangsung tragis. Jack Nicholson yang dianggap selalu bikin onar, harus menjalani operasi Lobotomy, pemutusan beberapa syaraf di dalam otak sehingga kemudian menyebabkan dia cuma bisa planga-plongo dengan mata sayu. Tidak tega melihat keadaan Jack Nicholson yang tidak berdaya seperti itu, sang sahabat yang berbadan tinggi besar itu yang diperankan oleh Will Sampson, suatu malam mendatangi Jack Nicholson dan menutup muka dia dengan bantal sampai meninggal dunia. Lalu dia sendiri menjebol jendela yang dilapisi pagar kawat dengan melempar wastafel dari marmer yang berat, hingga jendela itu terkoyak dan diapun kabur keluar.
….
….
British actor Daniel Day Lewis poses with his Oscar for best actor for his role in “Lincoln” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013 Jennifer Lawrence poses backstage after she won the Oscar for Best Actress for her role in “Silver Linings Playbook” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California, February 24, 2013. REUTERS/Mike Blake (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013
Anne Hathaway, best supporting actress winner for her role in “Les Miserables”, poses with her Oscar at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS: – Tags: ENTERTAINMENT TPX IMAGES OF THE DAY) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013 Austrian-German actor Christoph Waltz (L) holds his Oscar for best supporting actor for his role in “Django Unchained” while posing with presenter Octavia Spencer at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013
Director Ang Lee kisses his Oscar for Achievement in Directing for “Life of Pi” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS: – Tags: ENTERTAINMENT TPX IMAGES OF THE DAY) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013 Austrian director Michael Haneke accepts the Oscar for Best Foreign Film for “Amour” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California, February 24, 2013. REUTERS/Mario Anzuoni (UNITED STATES – Tags: ENTERTAINMENT) (OSCARS-SHOW) Sun, Feb 24, 2013
Singer Adele accepts the Oscar for best original song from presenter Richard Gere for “Skyfall,” from the film of the same name, at the 85th Academy Awards in Hollywood, California, February 24, 2013 REUTERS/Mario Anzuoni (UNITED STATES – Tags: ENTERTAINMENT) (OSCARS-SHOW) Sun, Feb 24, 2013 John Kahrs poses with his Oscar for Best Animated Short Film for “Paperman” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013
William Goldenberg poses with his Oscar for Best Achievement in Film Editing for “Argo” at the 85th Academy Awards in Hollywood, California February 24, 2013. REUTERS/ Mike Blake (UNITED STATES TAGS:ENTERTAINMENT) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013 Chris Terrio, best adapted screenplay winner for the film “Argo,” poses with his Oscar backstage at the 85th Academy Awards in Hollywood, California, February 24, 2013. REUTERS/Mike Blake (UNITED STATES – Tags: ENTERTAINMENT) ) (OSCARS-BACKSTAGE) Mon, Feb 25, 2013
….
….
Selain seperti terkait sama aku karena beberapa jam sebelum First Lady Michelle Obama mengumumkan “Argo” sebagai pemenang film terbaik Oscar 2013 melalui teleconference dari White House, aku sempat kirim pesan Twitter ke Bill Gates soal ide kerja di rumah untuk mengatasi macet, ada soal lain yang juga seperti terkait sama aku dari film “Argo” itu.

Beberapa tahun yang lalu aku pernah tulis cerpen mengenai seseorang yang antara lain sempat berpikir bahwa dia itu ditakutin oleh orang-orang karena pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Karena aku ingin tampilkan tokoh yang ganteng pada cerpen itu, maka aku pakai nama tetanggaku yaitu “Ar” sebagai tokoh utama di cerpen itu.

Saat First Lady Michelle Obama mengumumkan nama pemenang film terbaik “Argo” dengan tampil di layar lebar di bagian belakang panggung melalui teleconference dari White House itu, di depan panggung pada gedung Dolby Theatre tempat acara itu berlangsung ada Jack Nicholson yang membawakan acara pada segmen itu.

Jack Nicholson pernah mendapat piala Oscar untuk aktor pemeran utama terbaik pada film produksi tahun 1975 yang berjudul “One Flew Over The Cuckoo’s Nest”, sebuah film mengenai keadaan di dalam rumah sakit jiwa. Film itu mendapat lima Oscar, yaitu untuk Aktor Utama, Aktris Utama, Sutradara, Skenario, dan Film Terbaik.

Aku nonton film itu tahun 1981 saat kerja di perusahaan advertising Benison Ad yang berkantor di gedung Santa Maria di jalan Juanda Jakarta Pusat dekat Istana Negara.

Seperti biasa, pada saat-saat tertentu perusahaan advertising seperti itu mendapat tiket gratis dari bioskop tempat iklan-iklan klien dipasang. Kalau aku nggak salah ingat, klien saat itu yang pasang iklan di bioskop adalah TV Toshiba. Karena aku cuma kerja disitu sekitar tiga bulan, jadi aku cuma dua kali nonton gratis seperti itu di bioskop Rivoli jalan Kramat Raya, yaitu film “One Flew Over The Cuckoo’s Nest” dengan pemeran utama Jack Nicholson dan film “The Telephone” dengan pemeran utama Charles Bronson.

Dikisahkan dalam film “One Flew Over The Cuckoo’s Nest” itu, bahwa Jack Nicholson adalah seorang yang suka memberontak kepada atasan, dan ketika suatu saat dia yang hidup sebatang kara itu terlibat kriminal, dia pilih untuk mengaku gila agar tidak dimasukkan penjara. Setelah itu hari-hari di rumah sakit jiwa menjadi bagian dari film itu. Antara lain disebutkan bahwa siapa yang masuk rumah sakit jiwa itu tidak akan pernah keluar lagi, atau kalaupun keluar sudah dalam keadaan menjadi jenazah.

Karena pada dasarnya Jack Nicholson itu memang tidak gila, maka berbagai kejadian lucu maupun mengharukan muncul, dan dia menjadi pemimpin dari para pasien disitu. Ada suatu adegan yang menggelikan ketika suatu hari akan ada pertandingan penting, aku tidak ingat pertandingan apa itu, kalau nggak salah American Football.

Tapi karena sudah beberapa kali bikin onar, maka Jack Nicholson tidak dibiarkan menonton siaran langsung pertandingan itu, TV yang ada di ruang rekreasi para pasien dimatikan. Namun dia tidak kurang akal, dia duduk di depan TV yang mati itu, dan seperti orang yang sedang nonton pertandingan yang seru, dia berteriak-teriak ke arah TV yang mati itu. Para pasien lain, maklum di rumah sakit jiwa, langsung pada senang dan ikut-ikutan nonton ke arah TV yang mati itu sambil berteriak-teriak.

Akhir film itu tragis, karena dianggap tidak bisa diatur, sudah dikasih obat dan disetrum di kepala juga tetap suka bikin onar, kemudian Jack Nicholson menjalani operasi Lobotomy, pemutusan beberapa urat syaraf di otak. Mengakibatkan dia jadi cuma planga-plongo dengan mata sayu.

Seorang teman dia yang juga pasien disitu, keturunan Indian berbadan tinggi besar yang diperankan oleh Will Sampson, yang sejak masuk ke rumah sakit jiwa itu tidak pernah bicara sehingga disangka bisu, namun sejak kenalan sama Jack Nicholson dia malah bisa bicara, menjadi tidak tega melihat keadaan Jack Nicholson yang jadi tak berdaya seperti itu. Suatu malam dia datangi Jack Nicholson yang sedang tidur, lalu dia tutupi muka Jack Nicholson dengan bantal sehingga tidak bisa bernafas dan meninggal.

Setelah itu dia ambil bak wastafel dari marmer yang berat, dilemparkan ke jendela yang dilapisi kawat sehingga jebol, suatu yang pernah dicontohkan juga oleh Jack Nicholson saat berusaha kabur tapi gagal. Dan diapun melompat keluar jendela itu, kabur keluar.

 
 

Jakarta,  20 Maret 2013.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: