AB749. Setuju Datang Tanggal 12 Lalu Pesawat Heinz Muncul

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Setuju Datang Tanggal 12 Lalu Pesawat Heinz Muncul

 
 

Pada berbagai berita bahasa Inggris mengenai soal ini, digunakan kata “train” dalam kalimat “Indonesian soldiers train their weapons at an airplane”, sehingga dapat menimbulkan kesan ini cuma training, latihan, bukan betul-betul terjadi. Untuk itu aku muat pula disini arti kata “train” yang terdapat di www.merriam-webster.com/dictionary/train, dimana arti lain dari kata kerja “train” selain latihan adalah antara lain “to aim at an object or objective” yang kurang lebih berarti  “mengarahkan” atau “membidik” ke suatu obyek. Jadi kalimat “Indonesian soldiers train their weapons at an airplane” berarti prajurit Indonesia mengarahkan senjata mereka ke sebuah pesawat.
Indonesian soldiers train their weapons at an airplane piloted by 65 year-old Heinz Peier of Switzerland after it was intercepted by Indonesian jet fighters and forced to land at Soewondo Air Base in Medan, North Sumatra, Indonesia, Thursday, April 10, 2014. Peier was on a ferry flight from Colombo to Singapore when he entered Indonesian airspace illegally, an Air Force official said. (AP Photo/Binsar Bakkara) April 10, 2014    8:39 AM
Indonesian soldiers train their weapons at 65 year-old Heinz Peier of Switzerland as he steps out of his plane that was intercepted by Indonesian jet fighters and forced to land at Soewondo Air Base in Medan, North Sumatra, Indonesia, Thursday, April 10, 2014. Peier was on a ferry flight from Colombo to Singapore when he entered Indonesian airspace illegally, an Air Force official said. (AP Photo/Binsar Bakkara) April 10, 2014   6:06 AM
Indonesian soldiers stand guard as 65 year-old pilot Heinz Peier of Switzerland disembark from his plane after he was intercepted by Indonesian jet fighters and forced to land at Soewondo Air Base in Medan, North Sumatra, Indonesia, Thursday, April 10, 2014. Peier was on a ferry flight from Colombo to Singapore when he entered Indonesian airspace illegally, an Air Force official said. (AP Photo/Binsar Bakkara) April 10, 2014    6:09 AM
Indonesian soldiers train their weapons at 65 year-old Swiss pilot Heinz Peier as he is being searched by Air Force personnel after his plane was intercepted by Indonesian jet fighters and forced to land at Soewondo Air Base in Medan, North Sumatra, Indonesia, Thursday, April 10, 2014. Peier was on a ferry flight from Colombo to Singapore when he entered Indonesian airspace illegally, an Air Force official said. (AP Photo/Binsar Bakkara) April 10, 2014 6:09 AM
Indonesian Air Force personnel escort 65-year-old Swiss pilot Heinz Peier after his plane was intercepted by jet fighters and forced to land at Soewondo Air Base in Medan, North Sumatra, Indonesia, Thursday, April 10, 2014. Peier was on a ferry flight from Colombo to Singapore when he entered Indonesian airspace illegally, an Air Force official said. (AP Photo/Binsar Bakkara) April 10, 2014     6:09 AM
Anggota TNI meminta pilot membongkat isi pesawat yang dipaksa mendarat di Lanud Soewondo Medan 10 April 2014 Pesawat berpenumpang tunggal yang dipiloti warga Swiss bernama Heinz Peier itu dipaksa mendarat oleh pesawat tempur F 16 TNI AU saat masuk ke wilayah Aceh dalam perjalanan dari Colombo menuju Singapura . Kompas – Fikri Hidayat | Kamis, 10 April 2014 – foto TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI
Anggota TNI memeriksa pesawat asing yang dipaksa mendarat di Lanud Soewondo Medan 10 April 2014 Pesawat berpenumpang tunggal yang dipiloti warga Swiss bernama Heinz Peier itu dipaksa mendarat oleh pesawat tempur F 16 TNI AU saat masuk ke wilayah Aceh dalam perjalanan dari Colombo menuju Singapura. Kompas – Fikri Hidayat | Kamis, 10 April 2014 – foto TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI
Anggota TNI menggiring pilot pesawat yang dipaksa mendarat di Lanud Soewondo Medan 10 April 2014 Pesawat berpenumpang tunggal yang dipiloti warga Swiss bernama Heinz Peier itu dipaksa mendarat oleh pesawat tempur F 16 TNI AU saat masuk ke wilayah Aceh dalam perjalanan dari Colombo menuju Singapura. Kompas – Fikri Hidayat | Kamis, 10 April 2014 – foto TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADI 
heinz.com
Nama pensiunan pilot Swiss Air itu, Heinz Peier, mengingatkan pada nama saos tomat yang terkenal di Amerika yaitu Heinz, milik keluarga istri menlu AS John Kerry. Pada awal tahun 2013 perusahaan saos tomat Heinz itu dibeli oleh Warren Buffett teman dekat Bill Gates seperti terlihat pada berita dailymail.co.uk sekitar awal tahun 2013 itu pada foto-foto berikut ini.
Profitable: Last year, Heinz says it had sales of $11.6 billion, with its ketchup, pictured, and sauces accounting for just under half of that. dailymail.co.uk / EPA
Tomato sauce: Billionaire investor Warren Buffett, pictured, is dipping into the ketchup business as part of $23.3 billion deal to buy the Heinz ketchup company. dailymail.co.uk / AFP / getty images
John Kerry, pictured right, and his wife Teresa Heinz Kerry, left, were reportedly licking their lips after Warren Buffett’s $23.3 billion ketchup acquisition. dailymail.co.uk / reuters
Ini foto dari www.newlyswissed.com aku muat karena bagus untuk mengingatkan bagi yang lupa bendera Swiss itu seperti apa. Pada foto asli terdapat tulisan berupa “Swiss flag. More fun in Swizerland”, tapi aku hapus bagian tulisan “more fun in” karena khawatir menimbulkan konotasi ini cuma lucu-lucuan belaka. Padahal ini soal serius, sebab seperti kelanjutan peristiwa Malaysia Airlines MH370 hilang.
swissworld.com

 
 

Tanggal 8 April 2014 teman-teman lamaku di SMA 3 memuat pada mailing-list Gemilang 77 undangan untuk acara pengajian bulanan, yang untuk bulan April 2014 ini diadakan di rumah temanku Boy di jalan Markisa Cinere. Sehari kemudian pada 9 April 2014 aku kirim pesan insya Allah aku akan hadir. Walaupun aku sedikit khawatir juga, setelah pada bulan Maret lalu sesudah aku kirim pesan akan hadir, lalu muncul berita pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang dengan diantara 239 penumpang ada yang bernama seperti namaku Firman yaitu Firman Siregar, seperti yang aku tulis di “Tanggal 7 Setuju Datang, Tanggal 8 MH370 Dengan Penumpang Firman Hilang“.

Dan betul juga, kali ini ada berita lain yang juga muncul mengikuti pesan aku akan hadir itu, yaitu pada 10 April 2014 sehari setelah pesanku itu, sebuah pesawat kecil Swearingen SX-300 melanggar wilayah udara Indonesia sehingga harus ditahan oleh pihak berwajib setelah dipaksa mendarat di bandara Suwondo Medan.

Bukan mustahil itu merupakan aspirasi penting yang disampaikan melalui seorang pensiunan pilot Swiss yang mengemudikan pesawat  kecil itu. Sebagaimana diketahui, bendera negara Swiss adalah warna dasar merah dengan tanda tambah seperti tanda Plus warna putih. Sedangkan tanggal pengajian teman-teman lamaku di SMA 3 itu tanggal 12 April, yang kalau angka 1 dan 2 itu kita plus atau ditambah, akan menjadi 3, sehingga seperti berarti orang-orang yang terkait dengan 3 ditanggalkan dari dunia ini. Seperti yang sering aku ungkapkan, kalau orang-orang yang terkait dengan 3 ditanggalkan dari dunia ini, dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung ke kiamat.

Semula aku pikir mungkin aku datang terlambat saja, sehingga dapat berarti waktu yang aku hadiri di acara itu berkurang, berarti bukan plus. Namun kemudian aku pikir, kalau aku datang terlambat dapat juga disebut sebagai aku datang pada jam 10 plus sekian menit atau sekian jam, jadi ada plus juga. Sehingga aku putuskan untuk tidak datang saja, dengan memohon maaf kepada rekan-rekanku.

Nama pilot pensiunan asal Swiss itu adalah Heinz Peier, yang mengingatkan pada nama merk Saos Tomat yang terkenal di Amerika yaitu Heinz, milik dari keluarga istri menlu AS John Kerry. Pada awal tahun 2013 perusahaan Heinz itu dibeli oleh Warren Buffett, teman dekat Bill Gates, dengan harga pembelian yang memecahkan rekor pembelian terhadap suatu perusahaan makanan.

Saat diperiksa, di dalam pesawat kecil yang dipiloti oleh Heinz Peier itu ditemukan sebuah sepeda, seperti terkait dengan aku yang sering naik sepeda. Mengingat baru sekitar satu bulan lalu terjadi peristiwa terkait dengan pesawat juga, yaitu sesudah aku kirim pesan akan hadir di pengajian Maret 2014, lalu muncul berita pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang dengan diantara 239 penumpang ada yang bernama seperti namaku Firman yaitu Firman Siregar, jadi aku pikir ini pesan penting juga.

Entah mungkin ada isyarat agar aku jangan melakukan traveling dengan pesawat Trike seperti yang aku ungkapkan belakangan ini, karena dapat berarti kalau aku ketemu ajal saat naik pesawat Trike itu, aku seperti mengajak orang-orang yang terkait dengan tiga untuk ikut ketemu ajal. Padahal kalau orang-orang yang terkait dengan 3 ditanggalkan dari dunia ini, dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung ke kiamat.

Jadi mungkin lebih baik aku naik pesawat kecil seperti yang dibawa oleh pensiunan pilot Swiss itu, yang penting bukan pesawat Trike. Aku setuju saja kalau memang untuk kebaikan umat manusia.

 
 

Jakarta,  13 April 2014.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: