AB918. Ajal Muhammad Ali Usia 74 Setelah Suratku Soal Jack Ma Boss Alibaba Group Dan Jessica Alba

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL: Ajal Muhammad Ali Usia 74 Setelah Suratku
Soal Jack Ma Boss Alibaba Group Dan Jessica Alba

 
 

 
 
washington post
The legendary heavyweight boxer was one of the most important political, social and athletic figures of the 20th century. May 25, 1965 Muhammad Ali knocks out challenger Sonny Liston in the first round at St. Dominic’s Arena in Lewiston, Maine.       washington post / Neil Leifer / Sports Illustrated / Getty Images  – June 4, 2016   at 12:35 AM
espn
youtube
 
wikimedia
 
Muhammad Ali,

‘The Greatest,’

dies at 74

Muhammad Ali, boxing

icon and global goodwill

ambassador, dies at 74

Steve Almasy, Madison Park
and Joe Sutton, CNN
washington post
Matt Schudel and Bart Barnes
1632 GMT (0032 HKT)
June 4, 2016
June 4, 2016 at 12:35 AM
 
Muhammad Ali, the legendary boxer who proclaimed himself “The Greatest” and was among the most famous and beloved athletes on the planet, died Friday in Arizona, a family spokesman said. Ali had been at HonorHealth Scottsdale Osborn Medical Center in Scottsdale since Thursday with what spokesman Bob Gunnell had described as a respiratory issue.  “After a 32-year battle with Parkinson’s disease, Muhammad Ali has passed away at the age of 74. The three-time World Heavyweight Champion boxer died this evening,” Gunnell said in a statement. “The Ali family would like to thank everyone for their thoughts, prayers, and support and asks for privacy at this time.” President Barack Obama said he and first lady Michelle Obama mourn Ali’s passing. “But we’re also grateful to God for how fortunate we are to have known him, if just for a while; for how fortunate we all are that The Greatest chose to grace our time,” the Obamas said in a statement Saturday. The President said he has a pair of Ali’s gloves on display in his private study off of the Oval Office, just underneath a photograph of the legend. Obama said Ali “fought for us.” “He stood with King and Mandela; stood up when it was hard; spoke out when others wouldn’t. His fight outside the ring would cost him his title and his public standing. It would earn him enemies on the left and the right, make him reviled, and nearly send him to jail. But Ali stood his ground. And his victory helped us get used to the America we recognize today,” the President said in a statement issued by the White House. Muhammad Ali, the charismatic three-time heavyweight boxing champion of the world, who declared himself “the greatest” and proved it with his fists, the force of his personality and his magnetic charisma, and who transcended the world of sports to become a symbol of the antiwar movement of the 1960s and a global ambassador for cross-cultural understanding, died June 3 at a hospital in Scottsdale, Ariz., where he was living. He was 74. A family spokesman said the immediate cause of death was septic shock. The boxer had been hospitalized with respiratory problems after years of suffering from Parkinson’s disease, which had been diagnosed in the 1980s. Mr. Ali dominated boxing in the 1960s and 1970s and held the heavyweight title three times. His fights were among the most memorable and spectacular in history, but he quickly became at least as well known for his colorful personality, his showy antics in the ring and his standing as the country’s most visible member of the Nation of Islam. When he claimed the heavyweight championship in 1964, with a surprising upset of the formidable Sonny Liston, Mr. Ali was known by his name at birth, Cassius Clay. The next day, he announced that he was a member of the Nation of Islam, a move considered shocking at the time, especially for an athlete. He soon changed his name to Muhammad Ali. “I know where I’m going and I know the truth, and I don’t have to be what you want me to be,” he said at the time, signaling his intent to define his career on his own terms. “I’m free to be what I want.” Mr. Ali came to represent a new kind of athlete, someone who created his own style in defiance of the traditions of the past. Glib, handsome and unpredictable, he was perfectly suited to television, and he became a fixture on talk shows as well as sports programs. He often spoke in rhyme, using it to belittle his opponents and embellish his own abilities. “This is the legend of Cassius Clay, the most beautiful fighter in the world today,” he said before his 1964 title bout. “The brash young boxer is something to see, and the heavyweight championship is his destiny.”
 
reporters remembered enduringly quotable encounters with Ali — like the time in 1964 when he promised to “float like a butterfly, sting like a bee”       new yoirk times
 
 
Kisah perjalanan hidup petinju legendaris Muhammad Ali menjadi perhatian media sesudah muncul berita mengenai pada hari Jumat tanggal 3 Juni 2016 Muhammad Ali meninggal dunia dalam usia 74 tahun, setelah sehari sebelum itu masuk ke rumah sakit Scottsdale Healtcare Hospital di Phoenix, Arizona, akibat Septic Shock. Menurut situs nlm.nih.gov  Septic Shock adalah keadaan serius ketika suatu infeksi menyeluruh menyebabkan tekanan darah menjadi sangat rendah dan membahayakan. Tekanan darah yang rendah itu menyebabkan aliran darah ke bagian tertentu terhambat sehingga organ tubuh di tempat tersebut tidak berfungsi dengan baik, merupakan respon berlebihan tubuh kepada keadaan infeksi.
Members of the media wait outside the Scottsdale Healtcare Hospital where boxing legend Muhammad Ali passed away, in Phoenix, Arizona on June 4, 2016. Heavyweight boxing legend Muhammad Ali, an icon of the 20th Century whose fame transcended the sport during a remarkable career that spanned three decades, died on June 3, his family said.      dailynews.com / ALFREDO ESTRELLA / AFP / Getty Images – MVELASQUEZ on 06/04/2016 10:42am PDT Items left by people paying homage to boxing legend Muhammad Ali outside, who passed away on the eve, on June 4, 2016 in front of the Scottsdale Healtcare Hospital in Phoenix, Arizona, where he died. Heavyweight boxing legend Muhammad Ali, an icon of the 20th Century whose fame transcended the sport during a remarkable career that spanned three decades, died on June 3, his family said.       dailynews.com / NELSON ALMEIDA / AFP / Getty Images – MVELASQUEZ on 06/04/2016 10:42am PDT
 
 
Muhammad Ali dilahirkan dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr. pada 17 Januari 1942, meninggal dunia pada 3 Juni 2016 dalam usia 74 tahun. Muhammad Ali merupakan anak tertua dari enam bersaudara, satu perempuan lima laki-laki, dengan  ayah Cassius Marcellus Clay Sr. yang bekerja sebagai pelukis Billboard, iklan luar ruangan, dan ibu Odessa O’Grady Clay seorang ibu rumah tangga. Karier bertinju dimulai pada tahun 1954 saat berusia 12 tahun setelah sepeda dia dicuri orang ketika bersama teman dia sedang menghadiri suatu acara di Columbia Auditorium, Louisville, Kentucky. Saat melapor ke polisi, dia mengatakan ingin menonjok si pencuri. Petugas polisi Joe Martin yang juga pelatih tinju, menasehati agar lebih baik Ali belajar bertinju, dan Ali setuju sehingga mulai berlatih dengan Joe Martin di basement gedung theater itu. Dalam waktu enam minggu setelah mulai latihan, Ali sudah memenangkan suatu pertandingan tinju amatir dengan split decision. Dua tahun kemudian pada tahun 1956, Ali memenangkan turnamen Golden Gloves untuk petinju pemula di kelas berat ringan untuk tingkat negara bagian Kentucky, lalu diikuti dengan di tingkat nasional, juga untuk gelar di Amateur Athletic Union. Tahun 1960 Ali mendapat medali emas untuk kelas berat ringan di Olimpiade 1960 Roma. Pada tahun 1960 itu pula Ali mulai masuk dunia tinju profesional. Setelah memenangkan 19 pertandingan dengan 15 melalui menang KO, pada 25 Februari 1964 di Miami Florida sampailah Ali pada perebutan gelar kelas berat, bertarung melawan juara tinju kelas berat Sony Liston. Ali menang TKO pada ronde 6. Kemenangan dalam usia 22 tahun itu menjadikan Ali juara tinju kelas berat termuda yang berhasil merebut kemenangan dari seorang juara. Setelah kemenangan itu, lalu pada tahun 1964 itu Ali yang saat itu masih bernama Cassius Clay berganti nama menjadi Muhammad Ali dan masuk Islam. Kemenangan Ali dalam beberapa pertandingan setelah itu tidak terbendung lagi. Tahun 1966 Ali menolak ikut wajib militer untuk ditugaskan ke perang Vietnam, sehingga mendapatkan skors tidak boleh bertanding dari Maret 1967 sampai Oktober 1970, saat itu Ali dalam usia 25 sampai sekitar 29 tahun.
Sesudah masa skorsing berlalu, Ali sempat bertanding dua kali lagi sebelum lalu ketemu Joe Frazier pada Maret 1971 dan Ali kalah angka dalam keputusan mutlak, sehingga merupakan kekalahan pertama di karier tinju pro Ali. Setelah kekalahan dari Joe Frazier itu, Ali sempat bertanding lagi dengan beberapa petinju antara lain tahun 1973 dengan Ken Norton yang sempat menyebabkan rahang dia patah dan merupakan kekalahan kedua untuk Ali, meskipun kemudian Ali berhasil menang pada pertandingan ulang beberapa bulan setelah itu. Pada 20 Oktober 1973 Ali juga sempat datang ke Jakarta untuk pertandingan dengan Rudi Lubbers petinju dari Belanda di stadion utama Senayan, dan Ali menang angka. Pertandingan dengan Joe Frazier lagi berlangsung Januari 1974 di Madisan Square Garden New York, dimenangkan oleh Ali namun tanpa gelar karena sebelum itu gelar Joe Frazier berhasil direbut oleh George Foreman. Pada pertandingan 30 Oktober 1974, baru muncul lagi kesempatan merebut gelar saat Ali bertemu George Foreman di Kinshasa, Zaire,  dan dikenal sebagai pertandingan “The Rumble in the Jungle”. Ali menang KO pada ronde 8. Pertandingan lain antara Ali dengan Joe Frazier lagi terjadi pada Oktober 1975, dikenal dengan “Thrilla in Manila”. Saat ronde 14 sudah berakhir,  Eddie Futch pelatih Joe Frazier melihat wajah petinju dia sudah dipenuhi luka dan bengkak, sehingga dia melempar handuk ke tengah ring sebagai tanda menyerah kalah, Ali menang TKO. Pada 26 Juni 1976 Ali sempat bertanding dengan pegulat Jepang Antonio Inoki di Tokyo, disiarkan langsung juga ke Jakarta sebagaimana sebagian besar pertandingan-pertandingan Ali yang lain, dan berakhir dengan draw. Tahun 1976 setelah pertandingan ke-3 dengan Ken Norton yang dimenangkan Ali, dia sempat mengatakan akan berhenti bertinju atas saran dokter, namun kemudian naik ring lagi dua kali, sebelum lalu pada Februari 1978 Ali berhadapan dengan Leon Spink tanpa persiapan yang baik dan kalah angka sekaligus kehilangan gelar. September 1978 kembali berhadapan dengan Leon Spink dan menang angka sehingga gelar kembali diperoleh, sekaligus menjadi petinju pertama yang merebut gelar juara tinju kelas berat dunia 3 kali. Tahun 1979 kembali mengumumkan untuk pensiun dari tinju, namun naik ring lagi pada Oktober 1980 lawan Larry Holmes. Keadaan kesehatan Ali sudah sangat mundur akibat harus menjalani pengobatan Thyorid, dan pada ronde 11 sang pelatih Angelo Dundee memutuskan untuk menghentikan pertandingan, Ali kalah KO. Disebutkan kemudian bahwa pertandingan itu ikut memicu penyakit Parkinson pada Ali. Pada Desember 1981 Ali naik ring lagi lawan Trevor Berbick dan kalah dalam 10 ronde.
 
 
tripadvisor.ca
Diantara berbagai kisah mengenai Muhammad Ali, mungkin yang juga menarik adalah bagaimana nama Muhammad Ali menjadi satu-satunya nama yang berada di tembok, bukan di trotoar, diantara sekitar 2500 nama yang diabadikan dalam deretan gambar bintang di trotoar pinggir jalan Hollywood yang disebut sebagai Hollywood Walk of Fame. Itu terjadi karena ketika pada tahun 2002 pihak Hollywood Walk of Fame memberi kehormatan kepada Ali agar nama dia diabadikan juga, maka Ali mengajukan syarat agar nama dia tidak ditempatkan di trotoar sebagaimana nama 2500 lebih para tokoh yang diabadikan pada Hollywood Walk of Fame, sebab Ali tidak ingin nama nabi Muhammad s.a.w. dinjak-injak oleh orang-orang yang lewat di trotoar Hollywood Walk of Fame itu. Sehingga diantara 2500 nama tokoh di Hollywood Walk of Fame, cuma satu nama Muhammad Ali yang berada diatas, di tembok dekat pintu masuk gedung Dolby Theatre tempat dimana setiap tahun diadakan acara Oscar.
A wreath of flowers was placed at Muhammad Ali‘s Walk of Fame star, which is actually on the wall (as opposed to the ground). The engraved star, which was presented in 2002, is alone on a wall, while the nearby stars of Steven Spielberg, Halle Berry and Nicole Kidman cover the Walk of Fame sidewalk. On Saturday, Ali’s star at 6801 Hollywood Blvd. became a sort of memorial site for the athlete who died Friday. But why is the star on the wall? Ana Martinez, the producer of the Walk of Fame ceremonies, says Ali “did not want the name of Muhammad to be stepped on,” and so in 2002, Ali’s star was ceremoniously presented on an easel (as opposed to being unveiled on the ground, like the others) and then put on the wall at the entrance to what is now called Dolby Theatre. Ali’s impact was felt by those visiting from outside of the United States, too.  “He’s a legend. He’s so inspiring for all of us, even when he was dealing with his illness” Hessa Alqahtla, 23 of Saudi Arabia.      usatoday – 12:43 p.m. EDT June 5, 2016
 
nbclosangeles.com
 
Muhammad Ali‘s star is the only star that is not on the ground for millions of tourists and bootleg-costumed superheroes to carelessly walk over. Instead, it’s mounted on a wall next to the Walk of Fame, just inside the Dolby Theatre — the home of the Academy Awards. Ali had originally declined an invitation from the Hollywood Chamber of Commerce to get a star, because he didn’t want his name and what it represented disrespected by having it walked on by “people who have no respect for me.”   “I bear the name of our beloved prophet Mohammad, and it is impossible that I allow people to trample over his name,” he said at the time.     espn – Jun 7, 2016
 
wikipedia Gedung Dolby Theatre di kota Hollywood, yang pada dinding dekat pintu masuk terdapat satu terrazzo bintang Hollywood Walk of Fame memuat nama Muhammad Ali. Dulu sempat bernama Kodak Theatre, tapi setelah perusahaan fotografi dan film Kodak mengalami kebangkrutan akibat kemunculan kamera digital yang tidak butuh film lagi, maka sejak tahun 2012 nama gedung diganti menjadi Dolby Theatre dan tetap melanjutkan tradisi gedung Kodak Theatre sebagai tempat acara tahunan piala Oscar, Academy Awards. Nama dan merk Dolby tidak asing bagi para penggemar kaset di jaman kejayaan kaset tahun ’70-’80an, karena pada saat itu suara kaset cenderung berdesis dan sistim Dolby menghilangkan suara desis itu. Jadi pada kaset maupun alat pemutar dan perekam kaset pada saat itu, antara lain merk TEAC, terdapat merk Dolby untuk menarik pembeli.
People gather at the star of boxing great Muhammad Ali on the Hollywood Walk of Fame in Hollywood, California, on June 4, 2016. Ali who is being remembered in tributes worldwide for his legendary boxing battles as well as his iconic fights for social justice, died on June 3 at age 74.      dailynews.com / CHRIS DELMAS / AFP / Getty Images – MVELASQUEZ on 06/04/2016 10:42am PDT
Karena terrazzo bintang Hollywood Walk of Fame yang memuat nama Muhammad Ali tidak dipasang di trotoar seperti nama para tokoh lain, maka saat upacara peresmian 11 Januari 2002 Muhammad Ali berfoto di samping terrazzo yang dipasang pada easel, kaki yang seperti untuk melukis, sebelum lalu terrazzo itu dipasang di tembok dekat pintu masuk gedung Dolby Theatre.
Muhammad Ali signing a replica of his Star on the Hollywood Walk of Fame after a star ceremony for him, Jan. 11, 2002, in Los Angeles.     abcnews.go.com – Jun 6, 2016,    6:25 AM ET
 
Johnny Grant, right, honorary mayor of Hollywood, reaches over to shake the hand of Muhammad Ali after the boxing legend’s star on the Hollywood Walk of Fame was unveiled Friday, Jan. 11, 2002.      mashable – Jun 04, 2016
Big star: Muhammad Ali – who received his star on the Hollywood Walk Of Fame in 2002 – passed away at age 74 on Friday evening following a 32-year battle against Parkinson’s disease.     dailymail.co.uk – 16:00 GMT, 4 June 2016
 
 
Dua tokoh berikut ini cuma contoh saja bagaimana upacara peresmian nama pada bintang di Hollywood Walk of Fame. Foto diatas adalah Ricky Martin yang terkenal dengan lagu “La Copa de la Vida” lagu resmi Piala Dunia FIFA World Cup 1998 di Perancis, dan juga lagu hits “Livin La Vida Loca” tahun 1999, tampak pada saat upacara peresmian nama dia pada bintang Hollywood Walk Of Fame tanggal 16 Oktober 2007.     worldfortravel.com Daniel Radcliffe pemeran Harry Potter saat upacara peresmian nama dia di bintang Hollywood Walk of Fame pada 12 November 2015, mendapat bintang nomer 2565 yang ditempatkan di depan gedung Dolby Theatre. Setiap tahun ada 24 orang yang mendapatkan bintang di Hollywood Walk Of Fame, terutama dari kalangan entertainment, musik, film, tv.
He’s built an impressive career since being cast as Harry Potter at the age of 11. And British actor Daniel Radcliffe was awarded a star on the iconic Hollywood Walk Of Fame – which he called ‘an incredible honor’ – on Thursday.  The 26-year-old actor wore a smart grey checked suit by Isaia and dark tie for the occasion. Daniel earned the 2,565th star on the iconic Hollywood Walk of Fame, which is situated in front of the Dolby Theatre in Los Angeles.      dailymail.co.uk – 23:55 GMT, 12 November 2015
 
wikipedia
bbc worldfortravel
 
travelonadream.com
 
coca-colacompany.com
 
pinterest fansshare
destination360.com
 
Hollywood Walk of Fame dibuat berdasar ide dari E.M. Stuart ketua Kadin Hollywood pada tahun 1953. Setelah melalui tahap-tahap pertimbangan dan perencanaan lebih lanjut, tahun 1958 dipasang 8 bintang sebagai percobaan untuk mengetahui bagaimana secara realitas dan juga agar publik mengetahui. Tahun 1960 baru mulai dipasang secara permanen, dengan yang pertama kali mendapat kesempatan adalah sutradara Stanley Kramer. Ukuran satu terrazzo 3 x 3 kaki, atau hampir 1 x 1 meter, setiap bulan dipasang dua bintang, atau setahun 24 bintang. Sempat vakum sekitar tahun 1960 sampai 1968, lalu berlanjut lagi dan sampai 6 Januari 2016 sudah 2570 bintang, di sepanjang jalan Hollywood Boulevard sekitar 2,1 km dan sedikit di jalan Marshfield dan jalan Vine.

tumblr
bbc
 
Selain bentuk bintang, ada juga terrazzo pada Hollywood Walk of Fame yang memuat gambar berbentuk bundar, bentuk bulan, yaitu untuk tiga astronot yang pada 20 Juli 1969 menjadi orang-orang pertama mencapai bulan dengan pesawat roket Apollo XI yaitu Neil Armstrong, Edwin Buzz Aldrin Jr., dan Michael Collins. Dua orang mendarat di bulan saat itu yaitu Neil Armstrong dan Edwin Buzz Aldrin Jr., sedangkan Michael Collins menunggu di pesawat “Columbia” yang mengorbit bulan. Terrazzo yang memuat nama 3 astronot itu tidak cuma dipasang di 1 tempat melainkan di 4 tempat berbeda, masing-masing dikelilingi oleh 4 bintang dengan nama tokoh berbeda pula, sehingga jumlah ada 16 tokoh berbeda yang mengelilingi 3 astronot pada 4 tempat itu. Ke-4 tempat berbeda itu, yang seperti terkait namaku Firman yang dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” berarti 4, adalah 4 ujung dari perempatan antara jalan Hollywood Boulevard dengan jalan Vine. Seperti memuat isyarat untuk aku karena nama pesawat Apollo XI mengingatkan pada rumah nomer 11, tetanggaku di sebelan kanan rumah saat aku tinggal di jalan Sukabumi 13 Jakarta Pusat sejak 1958 sampai 1982, sebelum lalu aku pindah. Seperti isyarat agar aku sesuai dengan kesediaanku ketemu ajal, pindah meninggalkan dunia ini, dan tidak malah lebih suka kepada bumi. 
golosangeles.about.com
 
google maps street view
 
 
 
 
Muhammad Ali’s red bike was stolen at age 12 and led to him meeting Louisville police officer Joe Martin and learning to box at Martin’s gym in Louisville, Kentucky.
A red bike hangs as a memorial over the entrance to the old Columbia Auditorium, now Spalding University. When Muhammad Ali was 12, in October 1954, his cherished bicycle was stolen. The policeman Joe Martin, to whom he reported the theft, happened to be the organiser of a boys’ boxing club in the basement of the auditorium. Ali never got his bike back, but it was a life-changing encounter.      guardian – Tuesday 7 June 2016 12.48 BST
 
Seperti sudah aku sebutkan diatas, karier bertinju Muhammad Ali dimulai pada tahun 1954 saat berusia 12 tahun setelah sepeda dia dicuri orang, ketika dia dan teman dia sedang menghadiri suatu acara di Columbia Auditorium, Louisville, Kentucky. Sepeda merk Schwinn seharga 60 US dolar yang belum lama dibeli. Kehilangan sepeda itu dilaporkan kepada polisi bernama Joe Martin yang juga merupakan pelatih tinju, dan sejak saat itu Muhammad Ali mulai berlatih tinju. Kemudian berhasil menjadi petinju yang sukses dan tekenal. Dan seperti kita ketahui bersama, pada awal Juni 2016 Muhammad Ali meninggal dunia dalam usia 74 tahun di Phoenix, Arizona.
Ini seperti memuat pesan untuk aku, sebab nama kota Phoenix itu mengingatkan pada sepeda merk Phoenix milik kakakku Faisal dulu. Waktu aku masih sekitar kelas 3 SD, suatu kali ayahku ada rejeki sehingga aku dan kakakku itu dibelikan sepeda, untuk kakakku sepeda merk Phoenix dan untuk aku sepeda merk Benny, dibaca Beni. Sekarang setelah Muhammad Ali wafat dalam usia 74 tahun di kota Phoenix, dengan awal karier sebagai petinju terkenal adalah setelah kehilangan sepeda, maka nama sepedaku dulu Beni itu jadi seperti memuat isyarat “be end I” sesuai kesediaanku untuk “end” dari dunia ini, berakhir dari kehidupanku di dunia ini.
Isyarat lebih lanjut muncul saat aku mengumpulkan bahan-bahan untuk surat ini di Internet, ada artikel di Guardian yang menyebutkan Columbia Auditorium tempat Ali dulu kehilangan sepeda itu sekarang menjadi bagian dari komplek Spalding University. Nama universitas Spalding itu jadi seperti terkait ibu Palenewen atau biasa dipanggil bu Pal, kepala sekolahku waktu aku di SMP Trisula, seperti aku tulis di “CEO Microsoft Dan Nama Temanku Di Amex 1989 Satya Anak Pak Dan Sulaiman SH“. Isyarat itu diperkuat karena usia wafat Muhammad Ali adalah 74 tahun, seperti tahun aku lulus SMP yaitu 1974.
Nama Muhammad Ali kalau disingkat jadi “MA“, seperti terkait suratku pada awal Mei 2016 “Sebagai Adik Menuju Akhir Isyarat Melalui Sadiq Khan Terpilih Jadi Walikota Muslim Pertama London“, yang pada bagian akhir aku menyebut kemunculan momen bersejarah Sadiq Khan terpilih menjadi walikota Muslim pertama di kota London, yang mengingatkan aku pada teman SMP yang bernama Sadik Algadrie, seperti isyarat agar jangan sampai setelah aku “lulus” dari momen bersejarah ini lalu aku harus mendapat Rayonisasi lagi seperti waktu SMP dulu, dimana aku lalu masuk ke momen “as Ema end 3” jalan Setiabudi. Sebab dapat berarti aku yang berusia 58 tahun ini malah tidak ketemu ajal sesuai kesediaanku, dan baru ketemu ajal setelah usia 70 lebih. Oleh sebab itu lebih baik aku walk of fame mewujudkan perjalanan ke berbagai tempat di dunia menggali inspirasi, sebelum lalu ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia dalam usia yang tidak lama lagi dari sekarang.
 
Ada tweet dari Alibaba Group yang bersamaan dengan tanggal kemunculan berita Muhammad Ali wafat, tapi mungkin tidak relevan karena saat itu tentu pihak Alibaba Group belum langsung mendengar berita Muhammad Ali wafat, lagipula tweet itu seperti lebih terkait dengan Perancis. Sesuai judul surat ini “Ajal Muhammad Ali Usia 74 Setelah Suratku Soal Jack Ma Boss Alibaba Group Dan Jessica Alba”, maka disini aku muat tweet dari Alibaba Group setelah kemunculan berita Muhammad Ali wafat 3 Juni 2016. Tweet pada 6 Juni 2016 mengenai CEO Zhang dari Alibaba Group merayakan ulang tahun ke-150 perusahaan Nestle, yang antara lain dikenal dengan produk kopi Nescafe. Ini jadi seperti terkait kasus Kopi Jessica di Olivier Cafe yang menewaskan Myrna Salihin pada 6 Januari 2016, dan suratku 3 Juni 2016 mengenai “Jessica Alba Dari Kopi Ke Susu Susah End Kalau AM Eh“. Dan memang pada saat mengerjakan surat ini, aku baru tersadar bahwa nama belakang Jessica Alba itu seperti singkatan dari Alibaba. Nama Jessica mengingatkan pada teman kelasku waktu SMA yaitu Ika, yang tidak naik kelas dari kelas satu ke kelas dua. Sehingga nama Jessica seperti isyarat kalau aku lebih suka jadi seperti Ika, tidak naik, tidak jadi memenuhi kesediaanku naik menghadap Yang Maha Kuasa ketemu ajal, maka aku dapat membahayakan umat manusia. Sebab nama korban tewas dalam kasus kopi Jessica itu adalah Myrna Salihin yang memuat “sal” seperti pada kata Salib, kalau orang-orang terkait salib diangkat dari dunia ini dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung kiamat.
 
 
Sebuah tweet dari Jessica Alba pada 6 Mei 2016 berupa retweet dari seorang artis pelukis bernama Dallas Clayton, yang nama belakang dia mengingatkan pada nama Muhammad Ali waktu masih kecil yaitu Cassius Clay.
Diikuti beberapa hari kemudian pada tanggal 22 Mei 2016 dengan tweet Jessica Alba mengenai posisi duduk yang diperoleh Jessica Alba dari panitia acara BBMA 2016, BillBoard Music Awards, yaitu diapit oleh Britney Spears dan Wiz Khalifa seperti pada foto diatas. Nama belakang Wiz Khalifa mengingatkan pada Burj Khalifa di Dubai yang sampai saat ini merupakan gedung tertinggi di dunia setinggi 829,8 m. Jadi seperti isyarat kalau ada yang “do buy” lukisanku dengan harga yang baik, adalah untuk aku mewujudkan rencana perjalanan menggali inspirasi sebelum aku naik menghadap Yang Maha Kuasa ketemu ajal.
 
 
 

 
 

Jakarta,  16 Juni 2016.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 
 

%d bloggers like this: