AB709. Berkorban Kesempatan Baik Yang Kedua

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Berkorban Kesempatan Baik Yang Kedua

 

 ……
 ……
Para hosts Inbox SCTV pada penampilan terakhir mereka di Pasar Segar Cinere tanggal 5 November 2013, setelah selama 14 hari berada disitu sejak 23 Oktober 2013. Dari kiri ke kanan, Narji Cagur, Gading Marten, Ivan Gunawan, Bianca Liza, Andika Pratama. Melongok di kiri belakang adalah Giselle istri Gading Marten.
 ……
……
……
 ……
 ……
 ……

 

Pada hari aku tulis darft surat ini, acara Inbox SCTV sudah sampai pada hari terakhir kemunculan di Pasar Segar Cinere. Berarti kalau dihitung sejak pertama muncul pada Rabu 23 Oktober 2013 sampai Selasa 5 November 2013, Inbox SCTV berada di Pasar Segar Cinere selama 14 hari. Dan akan berlanjut di tempat lain mulai Rabu 6 November 2013 yaitu di Cibinong Square.

Ada catatan berarti yang aku dapat dari 14 hari kemunculan Inbox SCTV di Cinere, yaitu Alhamdulillah aku sudah diberi kesempatan yang sangat berarti untuk berkorban, termasuk korban perasaan.

Sebab seperti aku tulis di surat sebelum ini, kemunculan Bianca Liza selama 14 hari di Cinere yang dapat dikatakan dekat dengan tempat tinggalku itu, tampak seperti merupakan kesempatan kedua dari langit terkait temanku sejak TK, SD, SMP yaitu Kiki. Karena ada beberapa kesamaan antara Kiki dan Bianca Liza.

Kesamaan itu adalah sama-sama keturunan Aceh, sama-sama muncul dekat tempat tinggalku, kalau dulu Kiki main petak umpet di halaman rumahku di jalan Sukabumi waktu aku masih SD, sedangkan Bianca Liza muncul di Inbox SCTV di Pasar Segar Cinere yang tidak seberapa jauh dari Wisma Cakra Cinere tempat tinggalku.

Dengan fakta bahwa Kiki sekarang sukses dalam karier, menjadi VP di Bank Bumiputera, dan bersuamikan Amitra yang seorang desainer grafis seperti aku dulu sebelum jadi pelukis, dan nama sang suami Amitra memuat AM juga seperti namaku AM Firmansyah, sehingga tampak seperti Bianca Liza adalah kesempatan kedua untuk aku.

Apalagi waktu ulang tahun pada 8 Oktober 2013 yang lalu, saat menjelang Bianca Liza diberi kejutan berupa kemunculan sang Ibu yang diam-diam didatangkan dari Pekanbaru oleh SCTV, ada momen penting juga. Yaitu saat Ivan Gunawan sambil menutup mata Bianca sempat mengatakan, bahwa kalau kemarin ada cowo bernama Andi yang disebut sebagai pacar Bianca Liza, dan sekarang kami datangkan. Namun ternyata yang muncul adalah sang Ibu. Sehingga dapat saja muncul kesan, bahwa itu berarti Bianca belum betulan punya pacar.

Akan tetapi mengingat kemunculan Bianca di Cinere didahului oleh muncul di Pangkalan Jati yang juga dekat Cinere pada hari Idul Qurban 15 Oktober 2013, sehingga seperti ada pesan dari langit bahwa kemunculan Bianca Liza adalah untuk aku berkorban, menghapus harapan akan kesempatan kedua itu.

Apalagi diikuti oleh kemunculan Raisa pada tanggal 30 Oktober 2013 dengan lagu “Firasat” yang memuat kata-kata “cepat pulang”, sehingga seperti ada pilihan untuk aku, apakah akan mengambil kesempatan kedua berupa Bianca Liza atau tetap konsisten untuk cepat pulang ke akherat untuk kebaikan umat manusia dengan bantuan Raisa.

Kalau saja selama ini tidak ada bencana-bencana besar yang seperti terkait dengan kita, aku akan lebih cenderung untuk mengambil kesempatan kedua berupa Bianca Liza itu. Namun kemunculan bencana-bencana besar itu terus terang bikin aku ngeri. Kalau aku tidak peduli, lalu betulan terjadi kiamat dalam waktu dekat ini,  kita semua dapat dianggap kurang berhati-hati terhadap isyarat dari langit.

Dengan sudah muncul tiga respon Bill Gates yang seperti lebih setuju Raisa, sebagaimana aku tulis di Bill Gates Soal Ucapan Raisa Menjadi Milikku, aku pikir ini isyarat kuat dari langit agar aku tetap konsisten untuk cepat pulang ke akherat untuk kebaikan umat manusia, dan  kali ini dengan bantuan Raisa. Draft surat ini aku tulis pada 5 November 2013, dan respon Bill Gates muncul keesokan hari pada 6 November 2013 sekitar jam 8 pagi waktu Jakarta berupa pesan Twitter yang menyebutkan bukan cuma dia yang berpikir soal para pelajar perlu belajar menulis code computer.

Pesan Twitter itu seperti ingin mengungkapkan bukan cuma Bill Gates yang berpendapat seperti itu, soal lebih baik aku naik ke atas menghadap Allah SWT ketemu ajal dengan bantuan Raisa yang nama dia seperti kata bahasa Inggris “rise” yang berarti naik. Ada yang lain yang juga berpendapat seperti itu. Dan yang dia maksud selain dia adalah Chris Bosh, seorang pemain basket dari tim Miami Heat. Nama dari Chris Bosh seperti berarti “Chris’ Boss” yang kurang lebih berarti Maha Boss yang di langit.

 
 

Jakarta,  7 November 2013.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: