AB600. Pernikahan Penelitian, Untuk Kebaikan Umat Manusia

 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Pernikahan Penelitian, Untuk Kebaikan Umat Manusia

 

……
……
Rahma Sarita bersama Adam Lubis dalam acara Ada Apa Berita di Jak-TV pada 4 Oktober 2012 malam.
……
……
……

 

Kamis 4 Oktober 2012 hujan turun di tempat tinggalku sejak sekitar jam lima sore, tidak terlalu deras. Tapi suara geledek yang meskipun tidak terlalu dekat itu cukup mengkhawatirkan juga, sehingga aku tidak menghidupkan TV, khawatir diantara beberapa geledek yang tidak terlalu dekat itu akan muncul juga yang lebih keras dan dekat yang dapat membahayakan TV.

Sekitar jam 19.30 setelah hujan benar-benar reda, baru aku hidupkan TV. Ternyata kamu sudah muncul bersama Adam Lubis, dan kalau pada jam seperti itu kamu sudah muncul berarti menunjukkan kamu muncul sejak awal Ada Apa Berita yaitu sejak jam 18.30.

Dan malam itu kamu muncul cuma sampai jam 20.00, sehingga aku cuma sempat merekam sekitar setengah jam.

Diantara setengah jam rekaman gambar kamu itu, tampak pada beberapa bagian kamu memegang hand-phone kamu, seperti mengingatkan aku soal SMS yang memakai nama kamu yang muncul di hp-ku pada 1 Oktober 2012. Karena kamu memegangi handphone kamu dalam keadaan kamu muncul bersama Adam Lubis, sehingga seperti pancingan lebih lanjut soal “SMS Rahma Gunung Bromo Mbah Darkun“. Sebab nama Adam Lubis seperti berarti “……ade A.M., lu bisa …….”, dimana A.M. adalah dari namaku A.M. Firmansyah.

Seperti pancingan agar aku mengikuti apa yang kamu sebut di SMS pada 1 Oktober 2012 itu, yaitu mengambil mustika 3 warna yang dijaga 500 jin di gunung Bromo milik mbah Darkun yang meninggal 3500 tahun yang lalu, sebagai syarat untuk aku menikah sama kamu.

Seingat aku, soal ini sudah pernah muncul beberapa tahun yang lalu, kalau aku nggak salah ingat, diungkapkan oleh Gus Dur. Yaitu terkait berita bahwa Gus Dur memiliki kemampuan mempekerjakan para jin, dan beliau menyebutkan pula bahwa di gunung Bromo ada mustika yang dijaga 500 jin dan belum ada yang bisa mengambil.

Untuk itu aku jelaskan disini bahwa aku tidak ada pengalaman mengambil benda-benda pusaka seperti itu, apalagi dijaga oleh 500 jin yang aku tidak bisa lihat.

Namun kalau ada orang-orang tertentu dengan ilmu yang tinggi menganggap aku bisa, sesuai penampilan kamu bersama Adam Lubis pada 4 Oktober 2012 yang seperti isyarat bahwa nama Adam Lubis itu berarti “……ade A.M., lu bisa …….”, dimana A.M. adalah dari namaku A.M. Firmansyah, maka aku perlu mengajukan syarat juga.

Yaitu, karena aku tidak ada pengalaman mengambil benda-benda pusaka seperti itu, apalagi dijaga oleh 500 jin yang aku tidak bisa lihat, tentu aku perlu mendapat latihan singkat yang memadai. Selain itu, motivasiku membantu mengambilkan pusaka itu adalah untuk kepentingan bangsa dan negara dalam hal memelihara warisan budaya, dan bukan untuk kepentingan pribadi aku jadi Raja dan menguasai kekayaan sepulau Jawa.

Soal motivasi ini penting, karena dari berbagai kisah kita sering mendengar mengenai orang yang sudah tinggal selangkan lagi mencapai keberhasilan, tapi oleh pihak yang berwenang memberi keberhasilan itu dia tidak dibiarkan lebih lanjut disebabkan niat atau motivasi yang ada di hati dia dianggap tidak tepat.

Pada pihak lain, kalau kamu emang bersedia menikah sama aku, lebih baik dengan motivasi menjadikan pernikahan kita itu untuk penelitian. Sebab selama beberapa tahun belakangan ini sudah muncul beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan persoalan kita.

Pernikahan untuk penelitian itu bukan merupakan hal baru dalam dunia ilmu pengetahuan. Di negara-negara maju dimana soal Research and Development sudah membudaya untuk mencapai kehidupan manusia yang lebih baik, seringkali suatu pernikahan dijadikan sumber penelitian. Baik dalam bentuk si peneliti cuma sebagai orang luar yang tidak ikut menikah, atau si peneliti itu sendiri yang menikah dan menjadikan pernikahan itu sebagai sumber penelitian.

Pernah pula seorang perempuan peneliti dari Amerika Serikat menikah dengan seorang kepala suku dari Irian yang bernama Obahorok, yang masih hidup dengan suasana yang cukup primitif, memakai koteka sebagai bagian dari pakaian. Pernikahan itu sempat menjadi ramai juga di media pada sekitar tahun 70-an.

Mengingat dunia ini sudah banyak persoalan, tentu lebih baik kita mensikapi kemunculan beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan persoalan kita itu secara positif, dengan melakukan pernikahan penelitian untuk kebaikan umat manusia. Dan bukan malah sibuk saling tuding saling menyalahkan, sibuk bertikai berseteru, menambah beban persoalan kepada dunia yang sudah penuh dengan berbagai persoalan ini.

Dari sudut agama, tentu pernikahan penelitian untuk kebaikan umat manusia ini tidak bertentangan. Sebab bukankah ayat yang pertama diturunkan kepada Rasulullah s.a.w. adalah “Iqra’………” yang berarti  “Bacalah…………”. Dan kegiatan membaca sangat terkait erat dengan penelitian, para peneliti selain membaca buku-buku terkait bidang penelitian yang dilakukan, juga “membaca” berbagai gejala dari alam sekitar terkait dengan penelitian yang dia lakukan.

Kalau kamu setuju untuk menjalani pernikahan penelitian bersama aku, kita dapat membuat laporan penelitian itu dalam bentuk surat-surat kepada Bill Gates yang kita muat di Internet.

 

Jakarta,  5 Oktober 2012.
wassalam,

 

a.m. firmansyah
sms 0812 183 1538

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: