AB782. Ana Ivanovic Penggemar Monica Seles Dan Riwayat Kerjaku Di Bagian Grafis Dan Sales

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL:  Ana Ivanovic Penggemar Monica Seles
Dan Riwayat Kerjaku Di Bagian Grafis Dan Sales

 
 

Ana Ivanovic
Lahir 6 November 1987 di Serbia.

Mulai main tenis sejak usia 5 tahun setelah melihat Monica Seles di TV.
Masuk tenis pro pada tahun 2003 saat berusia 15 tahun, mencapai final dan menjadi runner-up pada Wimbledon Junior tahun 2004.

Acara TV favorit: 24, Lost, Revenge, Prison Break.

Ranking per tanggal 9 September 2014 : ranking 10 dunia WTA.

wtatennis.com espn.com / ap
Steffi Graf

Lahir 14 June 1969 di Mannheim, Jerman.

Mulai main tenis sejak usia 3 tahun, dan ikut turnamen pada usia 5 tahun. Masuk tenis pro pada tahun 1982 saat berusia 13 tahun.

Meraih 22 titel Grand Slam, sehingga mencapai rekor sebagai pemain single yang meraih Grand Slam terbanyak sejak era turnamen Open dimulai pada tahun 1968.

Berada pada ranking 1 dunia WTA dari tahun 1987 sampai 1990, lalu dari 1993 sampai 1996. Mengundurkan diri pada 1999.

Monica Seles

Lahir 2 December 1973 di Novi Sad, Serbia.

Mulai main tenis sejak usia 5 tahun. Masuk tenis pro pada tahun 1988 saat berusia 14 tahun.

Menjadi pemain termuda yang menjuarai French Open tahun 1990 saat berusia 16 tahun.

Mencapai ranking 1 dunia WTA pada tahun 1991 dan 1992.

http://www.wtatennis.com/singles-rankings
Kemunculan petenis Steffi Graf pada ranking 1 dunia WTA dari tahun 1987 sampai 1990 lalu dari 1993 sampai 1996, yang diselingi oleh Monica Seles pada 1991 dan 1992, seperti terkait riwayat pekerjaanku yaitu di bidang Grafis sebagai desainer iklan dari tahun 1977 sampai sekitar awal 1980-an, dan lalu di bidang Sales antara lain di American Express pada tahun 1989.
Saat kemudian tahun 1997 muncul Martina Hingis di ranking 1 dunia WTA, semula aku pikir tidak ada kaitan dengan aku. Belakangan baru aku tersadar, nama belakang Martina Hingis itu mengingatkan pada merk pakaian dalam pria Hing’s. Dan memang pada tahun 1996 aku membuat lukisan “D” mengenai Lady Diana dengan pose seperti gambar pada kartu Bridge, atau kartu Remi, yaitu Queen hati. Tapi huruf Q aku ganti jadi D sesuai nama Lady Di, dan lambang hati aku modifikasi jadi seperti ada pakaian renang bagian bawah, agar aku tidak dibilang melukis Lady Di tanpa busana. Dan saat aku mengerjakan lukisan itu, muncul surat dari Lady Diana yang ditulis oleh sekretaris beliau, memuat kata-kata “Her Royal Highness greatly appreciates your kind thought and sends you her love and warmest good wishes”.
Martina Hingis mencapai ranking 1 dunia WTA pada tahun 1997, 1999, 2000, dengan diselingi pada tahun 1998 dan kemudian pada 2001, 2004, dan 2005 oleh Lindsay Davenport yang nama dia kalau disingkat jadi LD seperti singkatan Lady Diana.
lukisan “D”, akrilik pada kanvas, 92 x 138 cm, ditandatangani pada Agustus 1996. 
Nama belakang Martina Hingis mengingatkan pada merk pakain dalam pria Hing’s yang cukup dikenal juga di Indonesia.
http://www.wtatennis.com/singles-rankings
blingcheese.com wikipedia.org
Martina Hingis

Lahir 30 September 1980 di Kosice, Cekoslovakia.

Mulai main tenis sejak usia 2 tahun, dan ikut turnamen pada usia 4 tahun. Pada tahun 1993 Martina Hingis menjadi pemain termuda, usia 12 tahun, yang memenangkan junior Grand Slam di French Open.

Masuk tenis pro pada tahun 1994 saat berusia 14 tahun. Menjadi petenis termuda yang memenangkan pertandingan pada Grand Slam saat melangkah ke ronde 2 Australian Open.

Mencapai ranking 1 dunia WTA pada tahun 1997, 1999, 2000.

Lindsay Davenport

Lahir 8 June 1976 di Palos Verdes,
California, AS.

Mulai main tenis sejak usia 5 tahun. Masuk tenis pro pada tahun 1993. Mencapai ranking 1 dunia WTA sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1998, 2001, 2004, dan 2005, sehingga merupakan satu dari empat petenis perempuan yang mencapai posisi ranking 1 dunia WTA empat kali atau lebih, bersama Chris Evert, Steffi Graf, dan Martina Navratilova.

Kei Nishikori stunned world number one Novak Djokovic at the US Open to become Japan’s first Grand Slam singles finalist
First Japanese man to reach the semi-finals at the US Championships since Ichiya Kumagae in 1918
BBC / 6 September 2014
Last updated at 19:22 GMT
Nishikori Shocks Djokovic, Reaches First Major Final Kei Nishikori stunned top-seed and world No. 1 Novak Djokovic in four sets to reach his first career Grand Slam final. He becomes the first Asian man to ever reach the final at a major.   usopen.org / September 6, 2014 – Day 13
Novak Djokovic of Serbia waves to the crowd as he leaves the court after being defeated by Kei Nishikori of Japan during their 2014 US Open men’s semifinal singles match on September 6, 2014 in New York.  ( AFP Photo / Stan Honda ) – AFP via Yahoo! Sports Sep 06, 2014    01:46pm
Russia builds up, modernizes military on disputed Kuril Islands. The Russian Defense Ministry will modernize military settlements on the Kuril Islands and supply some 120 new combat vehicles by the end of the year. Russia’s sovereignty over four of the islands is disputed by Tokyo. The islands have been a constant source of tension between Russia and Japan for decades. There are some 20,000 people living there at the moment, many of them Russian military and their families, who may see their living conditions improved over the next two years.  April 19, 2014   12:24 http://rt.com/news/kuril-islands-military-revamp-572/
“Over the period to 2016 all major objects – more than 150 of them – on the islands of Iturup and Kunashir will be completed. Those will be modern fully autonomous military settlements with a developed social infrastructure,” said Col. Gen. Sergey Surovikin, commander of the Russian eastern military district. The military in the Kuril Islands will also receive 120 additional vehicles, including armored ones, by the end of the year, the general added. Russia took half of Sakhalin Island and the Kuril Islands from Japan during World War II. Japan’s claim to four southernmost islands is the reason why the two countries have never signed a peace treaty.  rt.com
In 1855, Russia and Japan signed the Treaty of Shimoda, which gave Japan ownership of the four southern islands and Russia ownership of everything to the north. Communities developed on three of the islands and by the time World War II began, there were 17,000 Japanese residents. Russia took control of the islands at the end of the war, and by 1949 it had deported all residents to Japan. Under the 1951 San Francisco Peace Treaty, signed between the Allies and Japan, Japan renounced “all right, title and claim to the Kuril Islands”, as well as over other possessions. But this resolved nothing, because Russia did not sign the treaty and the Japanese government has never recognised the four islands as part of the Kuril chain. In 1956, the Japan-Soviet Joint Declaration restored diplomatic ties between the two nations, but a formal peace deal remained out of reach because of the territorial dispute. At the time, Russia proposed returning the two islands closest to Japan, a deal Japan rejected, in part because the two islands represent only 7% of the land in question. Since then, the dispute has remained unresolved.  bbc.com

 
 

Ada sesuatu yang penting dalam soal Ana Ivanovic, yang entah kenapa dimunculkan oleh Yang Di langit belakangan ini kepada perhatianku setelah keikutsertaan pada Ice Bucket Challenge awal Agustus 2014 yang lalu.

Seperti dapat dilihat pada biografi Ana Ivanovic, antara lain di IMDb.com, Wikipedia, dan anaivanovic.com, disebutkan bahwa Ana Ivanovic yang lahir pada 6 November 1987 itu muncul di dunia tenis diawali dengan minat besar dan latihan keras sejak usia 5 tahun, setelah melihat keberhasilan Monica Seles atlet tenis kelahiran 2 Desember 1973 yang juga asal Sebia seperti Ana Ivanovic. “Started playing tennis at the age of five after watching it on TV (a match of Monica Seles), remembering the phone number to a local tennis school and begging her parents to take her; was given a racket for fifth birthday and immediately fell in love with the game“……. http://www.anaivanovic.com/bio/learn-more-about-ana

Dan memang prestasi Monica Seles yang dikagumi oleh Ana Ivanovic itu dapat dikatakan cemerlang. Pada usia 16 tahun Monica Seles menjadi petenis termuda yang menjuarai French Open. Lalu pada usia 17 tahun Monica Seles menjadi orang termuda yang menduduki peringkat 1 tenis dunia. Peringkat 1 petenis dunia itu diraih Monica Seles pada tahun 1991 dan 1992. Nama belakang Monica Seles dan keberhasilan di tenis tingkat dunia sejak tahun 1990 itu seperti terkait dengan kerjaku di bagian Sales di American Express tahun 1989.

Namun karier Monica Seles tersendat ketika pada 30 April 1993 saat bertanding lawan Magdalena Maleeva di Hamburg, sewaktu sedang istirahat diantara set pertandingan, tiba-tiba seorang pemuda dari antara penonton mendatangi dia dari belakang dan menusukkan pisau dapur ke punggung atas, menyebabkan Monica Seles harus absen dari dunia tenis selama dua tahun, dan setelah itu prestasi dia tidak lagi seperti sebelum kejadian itu. Orang yang melakukan penusukan adalah penggemar berat Steffi Graf.

Kalau kita lihat di catatan Tenis Dunia perempuan, memang sebelum kemunculan Monica Seles itu, Steffi Graf sedang mendominasi dunia tenis perempuan.  Mulai muncul di tenis pro pada tahun 1983 saat berusia 13 tahun dengan ranking 124, karier Steffi Graf melesat dengan cepat. Pada akhir tahun 1983 sudah di posisi ranking 98, tahun 1984 di ranking 22, tahun 1985 ranking 6, tahun 1986 ranking 3. Dan mulai tahun 1987 sampai 1990 Steffi Graf berada di ranking 1, sebelum kemudian mulai muncul Monica Seles di ranking 6 tahun 1989, yang lalu dengan cepat menanjak ke rangking 2 tahun 1990, dan Monica Seles menggeser Steffi Graf di ranking 1 pada tahun 1991 dan 1992.

Setelah peristiwa penusukan 30 April 1993 itu, kemudian Monica Seles absen dari dunia tenis selama dua tahun, dan Steffi Graaf kembali ke posisi ranking 1 pada tahun 1993 dan 1994. Tahun 1995 baru Monica Seles kembali memasuki dunia tenis, dan diposisikan pada ranking 1 lagi bersama Steffi Graaf. Kemudian tahun 1996 Steffi Graaf pada ranking 1 dan Monica Seles pada ranking 2. Tahun 1997 mulai muncul Martina Hingis di ranking 1, Monica Seles melorot ke ranking 5, Steffi Graaf yang didera cedera lutut dan punggung merosot ke ranking 28. Tahun 1998 Lindsay Davenport di ranking 1 dan Martina Hingis di ranking 2, Monica Seles di ranking 6, Steffi Graf di ranking 9. Tahun 1999 Steffi Graf mengundurkan diri dari dunia tenis, sedangkan Monica Seles di ranking 6. Tahun 2000 Monica Seles di ranking 4, lalu tahun 2001 di ranking 10, dan tahun 2002 di ranking 7, merupakan tahun terakhir ikut berbagai turnamen secara penuh dalam satu tahun, setelah itu sering tidak ikut, dan tahun 2007 mengundurkan diri.

Nama belakang Steffi Graaf itu seperti terkait juga dengan aku, sebab seperti kata “Graphic” atau dalam bahasa Indonesia “grafis”. Setelah lulus SMA tahun 1977, aku mulai kerja kantoran untuk pertama kali pada tahun 1978 di bidang grafis, yaitu sebagai desainer di perusahaan iklan. Produk yang dihasilkan oleh desainer iklan adalah antara lain iklan di koran, majalah, TV, bioskop, brosur, juga iklan luar ruangan seperti spanduk, billboard, dan pada saat tertentu klien juga meminta dibuatkan desain packaging, bungkusan produk baik itu kardus, plastik, maupun kaleng, misalkan bungkus obat maag, kaleng mentega, kaleng ikan sarden, kemasan odol, dan lain-lain.

Saat tahun 1997 muncul Martina Hingis di ranking 1 dunia, semula aku pikir tidak ada kaitan dengan aku. Belakangan baru aku tersadar, nama belakang Martina Hingis itu mengingatkan pada merk pakaian dalam pria Hing’s. Dan memang pada tahun 1996 aku membuat lukisan Lady Diana dengan pose seperti gambar pada kartu Bridge, atau kartu Remi, yaitu Queen hati. Tapi huruf Q aku ganti jadi D sesuai nama Lady Di, dan lambang hati aku modifikasi jadi seperti ada pakaian renang bagian bawah, agar aku tidak dibilang melukis Lady Di tanpa busana. Dan saat aku mengerjakan lukisan itu, muncul surat dari Lady Diana ditulis oleh sekretaris beliau, memuat kata-kata “Her Royal Highness greatky appreciates your kind thought and sends you her love and warmest good wishes”. Martina Hingis mencapai ranking 1 WTA pada tahun 1997, 1999, 2000, dengan diselingi pada tahun 1998 dan lalu pada 2001, 2004, 2005 oleh Lindsay Davenport yang nama dia kalau disingkat jadi LD seperti singkatan Lady Diana.

Berita kejutan muncul belakangan ini pada 6 September 2014 dalam semifinal tenis pria US Open 2014, dua petenis unggulan Novak Djokovic dan Roger Federer tersingkir. Ranking 3 Roger Federer dikalahkan oleh ranking 12 Marin Cilic, sedangkan ranking 1 Novak Djokovic dikalahkan oleh ranking 8 Kei Nishikori, First Japanese man to reach the semi-finals at the US Championships since Ichiya Kumagae in 1918.

Ini terus terang mengkhawatirkan aku juga, sehingga aku kirim tweet ke Paris Hilton soal ini dengan ada kata-kata “hopefully not WW3”, moga-moga bukan menjadi World War 3. Sebab nama Novak Djokovic mengingatkan pada nama pak Jokowi, yang didukung oleh PDI-Perjuangan pimpinan mbak Mega, putri dari Bung Karno yang dulu dikenal dekat dengan Uni Sovyet antara lain dengan hasil Stadion Utama GBK Senayan yang dibangun oleh Uni Sovyet, juga persenjataan antara lain pesawat tempur MIG dan tank maupun amphibi. Sedangkan yang mengalahkan adalah petenis Jepang Kei Nishikori, mungkin kamu juga tahu sudah puluhan tahun Jepang ada konflik mengenai klaim wilayah kepulauan Kuril dengan Uni Sovyet, dan sekarang dengan Rusia. Pada April 2014 yang lalu, situs rt.com memuat artikel soal “The Russian Defense Ministry will modernize military settlements on the Kuril Islands and supply some 120 new combat vehicles by the end of the year. Russia’s sovereignty over four of the islands is disputed by Tokyo”. Meskipun pada Perang Dunia 2 AS berperang dengan Jepang, namun kemudian beberapa puluh tahun belakangan ini AS menganggap Jepang sebagai sekutu penting.

Apalagi kemenangan petenis Jepang Kei Nishikori atas Novak Djokovic pada 6 September 2014 itu terjadi dalam suasana masyarakat Eropa dan AS sedang mengecam Rusia atas konflik di Ukraina, yang semakin menghangat setelah Malaysia Airline MH-17 dengan penumpang dari Malaysia, Indonesia, Belanda, Jerman, Inggris, Kanada, Belgia, Australia, Filipina, ditembak jatuh oleh peluru kendali SAM-11 Buk buatan Rusia. Moga-moga persoalan ini tidak berkembang jadi Perang Dunia ke 3, dan kalaupun aku yang harus ketemu ajal agar jangan terjadi Perang Dunia ke-3, insya Allah aku jalani dengan sebaik mungkin.

Mungkin juga ini semua untuk lebih memperkuat kesediaanku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Kalau kamu mungkin pernah baca, para petenis tingkat dunia yang masuk 10 besar itu biasa dilatih sejak kecil, sejak umur sekitar 5 tahun. Dan karena jadwal yang ketat tiap hari, mereka cenderung berkorban, tidak menikmati kesenangan masa anak-anak maupun kesenangan masa remaja. Pada situs resmi Ana Ivanovic, disebutkan bahwa acara TV favorit dia adalah 24, Lost, Revenge, Prison Break. Angka 24 itu seperti berarti to Firman, sebab namaku Firman dalam bahasa Jerman atau Belanda kata “fir” berarti 4, sedangkan angka dua dalam bahasa Inggris adalah “two” yang dibaca seperti kata to. Ditambah ungkapan pada profil Twitter Ana Ivanovic “everything that kills me makes me feel alive”, mungkin itu berarti dia siap berkorban untuk bantu aku menjalani final count down meluncur keluar dari dunia fana ini, ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

 
 

Jakarta,  11 September 2014.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: