AB869. Virrisya SuperMOM Property APLN Dan Gol Bafetimbi Saat HUT Warren Buffett Tanggal 30

 
 

Rahma Sarita: assalamualaikum wr wb

HAL: Virrisya SuperMOM Property APLN
Dan Gol Bafetimbi Saat HUT Warren Buffett Tanggal 30

 
 

Tanggal 30 Agustus 2015 jam 10.05 PM malam hari waktu Jakarta, tweet Bill Gates memuat selamat ulang tahun ke Warren Buffett, padahal tahun 2014 yang lalu aku lihat di catatan tweet Bill Gates tidak ada ucapan selamat ulang tahun ke Warren Buffett pada sekitar tanggal tersebut. Karena ucapan selamat ulang tahun itu muncul beberapa jam setelah aku mulai menulis “Temanku Aditya Jatuh Dan Luka Saat Bawa Bola Ke Arah Gawang Dekat SD YMCA“, maupun juga sebelum itu pada 23 Agustus 2015 surat “Memahami Jalur Kris Teo Fer Rief Pada Aktor Film Superman Christopher Reeve“, sehingga seperti isyarat dari Bill Gates untuk mengingatkan aku bahwa memang kemunculan Warren Buffett di dunia ini seperti terkait juga dengan soal kekhawatiranku kalau orang-orang terkait 3 dikosongkan, diangkat dari dunia ini, dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung kiamat itu. Sebab Warren Buffett lahir tanggal 30 Agustus 1930.
Lukas Fabianski (centre) and Ashley Williams (right) do their best to stop Mata, but they are helpless to prevent the Spaniard scoring.    dailymail.co.uk / 23:14 GMT, 30 August 2015
 
Pada sekitar jam yang sama pemuatan tweet selamat ulang tahun Bill Gates kepada Warren Buffett, tanggal 30 Agustus 2015 jam sepuluh malam waktu Jakarta dimulai pertandingan Premier League antara Manchester United dengan Swansea City yang disiarkan langsung oleh SCTV. Gol pertama oleh Juan Mata untuk MU pada menit 48. Gol kedua oleh Andre Ayew untuk Swansea pada menit 61. Gol ketiga oleh Bafetimbi Gomis untuk Swansea lagi pada menit 66. Skor akhir 2-1 untuk Swansea dengan gol penentu kemenangan oleh Bafetimbi Gomis jadi seperti terkait juga dengan ulang tahun Warren Buffett, karena nama depan Bafetimbi Gomis seperti ada kemiripan dengan nama belakang Warren Buffett.
Swansea’s Andre Ayew header flies past Sergio Romero.     The Guardian / Photograph: Michael Regan / Getty Images – Sunday 30 August 2015    17.55 BST Bola pada foto diatas ini bukan berada di bawah kaki, melainkan di depan Andre Ayew setelah disundul dan masuk menjadi gol.
 
Bafetimbi Gomis scores the second goal for Swansea.      The Guardian / Photograph: Rebecca Naden / Reuters – Sunday 30 August 2015         17.55 BST
 
Para pemain yang ada di sekitar bola saat gol penentu kemenangan Swansea City oleh Bafetimbi Gomis pada foto diatas, juga tampak memuat isyarat untuk aku. Penjaga gawang Sergio Romero dengan nomer 20, seperti mengingatkan aku soal aku harus “to zero”, menjadi kosong sesuai kesediaanku ketemu ajal. Bafetimbi Gomis dengan nomer 18 seperti isyarat agar kalau Warren Buffett beli lukisanku, sekalian didoakan berumur panjang seperti CD-18 yang merupakan plat nomer mobil kedutaan Australia di Jakarta, negara Austaralia dikenal sebagai “down under” karena berada di bawah pada peta, jadi agar tetap di bawah, di dunia ini, tidak perlu naik menghadap Yang Maha Kuasa seperti aku. Sedangkan dua pemain lain adalah nomer 36 Matteo Darmian dan nomer 12 Chris Smalling. Nomer 36 seperti terkait soal aku juga yaitu angka enam seperti terkait namaku AM Firmansyah dan kesediaanku untuk end, untuk berakhir dari dunia fana ini. Dan nama depan Matteo Darmian seperti mengingatkan pada kata bahasa Indonesia “mati”. Sedangkan nomer 12 Chris Smalling, angka 12 itu kalau dijumlah menjadi 3 juga. Seperti mengenai soal kalau orang-orang yang terkait 3 atau Chris diangkat dari dunia ini, dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung ke kiamat.
 
 
 
 
Swansea striker Bafetimbi Gomis shows how he looks after scoring the winning goal against Manchester United.    The Guardian / Photograph: Stu Forster / Getty Images –  Sunday 30 August 2015    17.55 BST 
France international Gomis celebrated in typical fashion, roaring at the Swansea fans after netting the home side’s second goal.    dailymail.co.uk / Ian Hodgson  –  23:14 GMT, 30 August 2015 Bafetimbi Gomis memiliki kebiasaan melakukan selebrasi untuk merayakan gol yang dia buat, dengan cara merangkak dan mengaum seperti macan.
 
Tweet lebih lanjut dari Bill Gates muncul pada 1 September 2015 jam 5.56 AM, dengan kode link “1LOTkPl”. Ini meskipun seperti bergurau tapi memuat inti persoalan yang sangat serius sebab angka jam 5.56 AM itu seperti terkait tahun kelahiran kakakku Faisal yaitu tahun 1956, dan nama kakakku Faisal itu memuat “sal” seperti pada kata “Salib”. Kalau orang-orang terkait Salib diangkat dari dunia ini, dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung kiamat. Cewe pada foto pada tweet Bill Gates tersebut diatas sepintas seperti Shahnaz Haque, dimana nama depan Shahnaz seperti berarti “shah” atau “raja” dan Nasional, pemimpin di dalam negeri. Sedangkan yang cowo memakai baju kotak-kotak seperti tim pak Jokowi. Jadi seperti isyarat bahwa sebagaimana yang sering aku sebutkan, karena Indonesia sejak 1998 memasuki era yang lebih demokratis, sehingga hampir setiap orang berkesempatan jadi pemimpin, dan keadaan itu menyebabkan orang-orang tertentu seperti aku jadi gampang dicurigai akan jadi saingan juga. Dan solusi untuk soal itu adalah yang juga sering aku ungkapkan soal aku lebih baik menampilkan citra yang sedikit “menjurus”, agar tidak dicurigai ingin mengincar jabatan jadi pemimpin. Antara lain yang pernah pula aku ungkapkan pada tahun 2010 di surat “Wahai Rakyat, Jangan Pilih Saya, Sebab Saya Suka Porno“. Sebab Indonesia terkenal religius, sehingga tokoh yang akan jadi pemimpin harus yang bersih. Jadi kode link “LOTkPl” itu seperti terkait dengan lukisanku tentang kamu dan Bill Gates yang mana pose Bill Gates dapat diinterpretasikan sebagai tampak sedikit nakal dengan menundukkan badan sambil dua jari dia didekatkan ke mulut. Dalam bahasa Inggris kata “lot” berarti banyak atau sering, dan huruf “Pl” seperti berarti “pel”.
 
Diikuti dengan tweet lain pada tanggal 2 September 2015 jam 12.19 AM, dengan kode link “1O60En6”. Ini seperti terkait tweetku ke Shara Virrisya pada jam 11.35 AM tanggal 1 September 2015 berupa “siapa tahu kita ada jodoh bisnis, sukses bersama di bisnis properti”. Padahal bisnis properti cenderung jangka panjang. Jadi kode link “1O60En6” oleh Bill Gates itu seperti mengingatkan aku kalau aku terlalu asyik berbisnis properti, aku bisa tidak jadi untuk bersedia ketemu ajal.
Tentu aku juga cukup mengerti soal ini, aku cuma kasih respon ke Shara karena pada 21 Agustus 2015 dia memuat iklan jual rumah di Pondok Indah, dan foto profil dia diganti jadi ada tulisan “SuperMOM, Property Agent & TV Anchor”. Sebetulnya waktu aku pertama kali tweet Shara pada Maret 2014, dia juga sudah ada kaitan dengan soal property, tapi cuma sebagai host untuk acara property in harmony Agung Podomoro yang disiarkan Metro TV dan kemudian juga beberapa TV lain. Sedangkan foto profil dia saat itu masih dilengkapi dengan historia advertising, perusahaan iklan dia yang antara lain menangani iklan Agung Podomoro. Dan saat itu dia tidak kasih respon ke tweetku. Justru setelah dia ganti foto profil menjadi ada tulisan “SuperMOM, Property Agent & TV Anchor” pada akhir Agustus 2015 yang lalu, dia reply tweetku. Jadi seperti diatur dari langit sesuai keadaan dulu tahun 1982, dimana sebelum pindah dari rumah jalan Sukabumi, aku sempat bisnis property juga dengan buka kantor di paviliun rumah. Tapi kalau sekarang adalah untuk aku pindah dari dunia fana ini.
Foto profil lama Shara Virrisya di Twitter, tahun 2014, menggunakan tulisan Historia Advertising di bagian bawah.
 
Foto profil baru Shara Virrisya sejak sekitar 21 Agustus 2015, memakai tulisan “SuperMOM, Property Agent & TV Anchor”. Entah mungkin “SuperMOM” itu terinspirasi oleh suratku soal Superman “Memahami Jalur Kris Teo Fer Rief Pada Aktor Film Superman Christopher Reeve” yang mulai aku tulis pada 21 Agustus 2015, dan ingin bantu aku mendapatkan “super Em” yang akan mendampingi aku saat aku ketemu ajal.
 
Tweetku yang pertama ke Shara Virrisya dimuat pada 25 Maret 2014, soal dia ganti nama dari Shara Aryo jadi Shara Virrisya. Sebetulnya dia sudah sekitar dua tahun ganti nama, tapi aku semula masih menunggu mungkin ada berita di TV mengenai soal itu dalam acara selebriti, namun nggak kunjung muncul, jadi aku tulis tweet itu. Namun dia tidak kasih reply.
 
Tweet dan foto saat kantor Shara di jalan Lembang Jakarta Pusat dikunjungi oleh tim APL, Agung Podomoro Land, pada 28 Maret 2014.
 
 
PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) was established on July 30, 2004 under the name PT Tiara Metropolitan Jaya. In 2010, our shareholders completed a corporate restructuring, pursuant to which six developments and their holding companies were transferred to our control. APLN, is the flagship listed entity (IDX:APLN) of Agung Podomoro Group (APG), is one of the fastest growing and largest real estate developers in Indonesia with interests in superblocks, retail properties, office, apartments and residential, and hotels.
Agung Podomoro Group (APG) didirikan pada tahun 1969 oleh (alm.) Bapak Anton Haliman. Proyek pertamanya adalah kompleks perumahan di kawasan Simprug, Jakarta Selatan yang selesai dibangun pada tahun 1973. Pada tahun yang sama, APG menjadi pelopor konsep real estat dengan memulai proyek di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Mewujudkan visi, APG membangun kompleks perumahan dengan fasilitas lengkap untuk para penghuninya, seperti sekolah, pusat rekreasi, tempat ibadah, rumah sakit, dan pasar. Kemudian, grup mulai melebarkan usahanya dengan menggandeng beberapa perusahaan. Kini bisnis properti grup terdiri dari kompleks perumahan, pergudangan, dan industri. Pada tahun 1986, kepemimpinan perusahaan diserahkan kepada Trihatma Kusuma Haliman, yang segera mengambil alih PT. Indofica Housing yang memiliki lahan di kawasan Sunter. Perusahaan ini kemudian sukses menambahkan pengembangan seluas 17 hektar sebagai bagian dari pengembangan sebelumnya seluas 500 hektar, menjadikan Sunter sebagai salah satu kawasan eksklusif di Jakarta Utara. Proyek ini juga menjadi salah satu pencapaian yang luar biasa untuk pengembangan real estat di Jakarta.
 
 
Shara tidak terlalu sering memuat pesan di Twitter, seperti dibawah ini setelah pesan pada 16 Januari 2015 lalu baru muncul pesan lain pada 10 Februari 2015, hampir 1 bulan. Setelah 10 Februari itu malah sekitar lebih dari 2 bulan tidak ada pesan baru. Dan kemudian yang sering muncul adalah soal akan tampil di periscope.
 
 
21 Agustus 2015 Shara memuat iklan jual rumah di Alam Segar Pondok Indah, juga mengganti foto profil menjadi ada tulisan “SuperMOM, Property Agent & TV Anchor” seperti aku sebutkan diatas. Aku kasih reply pada 23 Agustus 2015 dan dia reply kembali ke aku pada 26 Agustus 2015 seperti dibawah ini.
Lagipula setelah pada Maret 2014 aku ketahui Shara berkantor di jalan Lembang, aku jadi ingin tahu apakah dia kenal dengan pak Hasan. Dulu aku sering anter ayahku ke rumah pak Hasan, teman dari Madura waktu jadi tentara dulu dan mungkin masih famili jauh, yang menikah dengan orang Menado dan kata ayahku beliau ada beberapa rumah di jalan Lembang. Siapa tahu kantor Shara itu rumah pak Hasan juga, atau malah Shara itu cucu pak Hasan.
 
Tweet terbaru Bill Gates muncul pada 3 September 2015 dinihari jam 12.17 AM, sekitar 17 menit setelah tengah malam, dengan kode link “1hScCa2”. Ini seperti terkait dengan “Temanku Aditya Jatuh Dan Luka Saat Bawa Bola Ke Arah Gawang Dekat SD YMCA“, sebab huruf2 dan angka “Ca2” itu kalau dibaca jadi “Caca”, seperti nama kecil keponakanku anak dari kakakku Faisal yang nama dia memuat “sal” seperti pada kata “Salib”. Sedangkan SD YMCA itu adalah sekolah untuk anak-anak yang diselenggarkan oleh Young Men’s Christian Association. Seperti aku tulis di surat itu, pada sekitar tahun 1969 atau 1970 saat masih di SD Trisula, aku bermain sepakbola dengan teman-teman saat pelajaran Olah Raga di lapangan Universitas Pancasila. Ketika temanku Aditya Tirtosudiro menggiring bola ke gawang timku dekat SD YMCA, usahaku mencegah bola masuk malah menyebabkan temanku Aditya terjatuh dan luka. Dan belakangan ini aku ketahui di Google Maps Street View, gedung SD YMCA itu sudah tinggal puing-puing, seperti gedung terkena Tsunami, mungkin ada sengketa tanah. Sehingga seperti isyarat dari langit agar aku pindah dari dunia fana ini, agar aku jangan jadi pemicu bencana seperti yang aku tulis di “Memahami Jalur Kris Teo Fer Rief Pada Aktor Film Superman Christopher Reeve“. Warren Buffett dimunculkan di dunia ini pada tanggal 30 Agustus 1930, yang seperti membawa pesan soal upaya menanggalkan 3 menjadi 0, sebab kalau orang-orang terkait 3 diangkat dari dunia ini dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung kiamat. Jadi seperti isyarat ujian dari langit untuk aku jual lukisan-lukisanku ke Warren Buffett dan lalu aku sumbangkan sebagian untuk amal sosial, kemudian aku melakukan perjalanan ke berbagai tempat di dunia menggali inspirasi, sebelum aku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.
 
 
 

 
 

Jakarta,  3 September 2015.
wassalam,

 
 

a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: