AB928. Menjalani Cobaan Kesenangan Sebelum Ketemu Ajal

 
 


Rahma Sarita:
assalamualaikum wr wb


HAL: Menjalani Cobaan Kesenangan Sebelum Ketemu Ajal

 
 

 
 
 
 
 
 
Michael RichardMike Pence (born June 7, 1959) is an American politician, attorney, and the 50th Governor of Indiana.
After losing two bids for a U.S. congressional seat in 1988 and 1990, he became a conservative radio and TV talk show host from 1994 to 1999. Pence successfully ran for Congress in 2000 and represented Indiana’s 2nd congressional district and Indiana’s 6th congressional district in the United States House of Representatives from 2001 to 2013, rising to the position of chairman of the House Republican Conference from 2009 to 2011. In 2012 Pence was elected the 50th Governor of Indiana. In the midst of a re-election campaign for governor, Pence dropped out in July 2016 to serve as the vice presidential running mate for Republican presidential nominee Donald Trump. Pence is a conservative and a supporter of the Tea Party movement. Republican Party nominee for Vice President of the United States in the 2016 presidential election.
Timothy MichaelTim Kaine (born February 26, 1958) is an American attorney and politician serving as the junior United States Senator from Virginia.
He was first elected to public office in 1994, when he won a seat on the Richmond, Virginia, City Council. He was then elected Mayor of Richmond in 1998, serving in that position until being elected Lieutenant Governor of Virginia in 2001. Kaine was elected Governor of Virginia in 2005, serving from 2006 to 2010. He was chairman of the Democratic National Committee from 2009 to 2011. A Democrat, Kaine was elected to the Senate in 2012 and is the nominee of his party for Vice President of the United States in the 2016 election. On July 22, 2016, Hillary Clinton announced that she had selected Kaine to be her vice presidential running mate in the 2016 presidential election, and the 2016 Democratic National Convention nominated him on July 27.
 
 
 
Snail But Gold
74 x 68 cm   (2′ 5″ x 2′ 3″)
oil on canvas,
started on June 1997
Ketika lukisan “Snail But Gold” sedang aku kerjakan selama beberapa hari pada Juni 1997, muncul respon Lady Diana dalam foto yang dimuat oleh media, dengan berpose membungkuk seperti pada lukisan itu, di depan Mother Teresa. Dan menjadi bersejarah karena kemudian Lady Diana meninggal dunia pada kecelakaan mobil di Paris akhir Agustus 1997 bersama Doddy Al Fayed, diikuti oleh Mother Teresa yang juga meninggal dunia sekitar satu minggu kemudian pada September 1997.
 
 
Theresa Mary May (née Brasier; born 1 October 1956) is the Prime Minister of the United Kingdom and the Leader of the Conservative Party. She has also been the Member of Parliament (MP) for Maidenhead since 1997. May identifies as a one-nation conservative and is characterised as a liberal conservative. She is the second woman to hold the post of UK Prime Minister.      née :  nama keluarga semasa gadis
 
 
 
 
 
 
 
 
Kode link pada tweet Bill Gates bertanggal 30 September 2016 tersebut diatas adalah “2cFT6u5”. Seperti berarti “to see Firman takes end AM you Lukisan 1 Ema”, dimana AM adalah dari namaku AM Firmansyah. Jadi terkait aku jual lukisan untuk mengambil kesempatan ketemu ajal dalam keadaan sebaik mungkin, dan kalaupun sempat menikah dulu dengan seorang perempuan adalah dalam keadaan istriku itu seperti tanteku tante Ema yang tetap hidup setelah sang suami wafat.
Sedangkan kode link pada tweet Bill Gates 1 Oktober 2016 ini adalah “2cHuT6F”, dimana angka 6 dalam bahasa Indonesia dibaca “enam” yang seperti “end AM” terkait namaku AM Firmansyah dan kesediaanku berakhir dari dunia fana ini ketemu ajal. Jadi seperti berarti “to see who takes end AM Firmansyah”, siapakah yang akan mengambil kesempatan langka ini untuk kebaikan umat manusia.
 
 
Tweet dari Melinda Gates 30 September 2016 ini memuat kode link “2cFF23C”, seperti berarti “to see Fast Forward 2Timothy3 Christ”. Terkait soal 2Timothy3 mengenai di akhir jaman orang-orang akan lebih suka pada kesenangan dunia dibanding dengan kesukaan pada Tuhan. Jadi kesediaanku ketemu ajal dalam keadaan sedang senang adalah untuk upaya mencegah dunia ini memasuki akhir jaman, sebab dengan aku tetap bersedia ketemu ajal meskipun sedang senang moga-moga dapat mewakili umat manusia sebagai tetap ada manusia yang bersedia meninggalkan kesenangan duniawi meskipun sedang senang.
 
 
Pada tweet 1 Oktober 2016 ini Melinda Gates memuat kode link “2dy21no”, seperti berarti “to die yes, 2+1=3 no”. Dimana “2d” itu juga memiliki arti “Dede” terkait statusku sebagai pelukis seperti temanku di SMP Trisula dulu Dede Eri Supria yang jadi pelukis terkenal. Jadi aku yang pelukis yang “die” sedangkan 2+1=3 tidak, sebab kalau orang-orang terkait 3 diangkat dari dunia ini dapat terjadi perebutan senjata-senjata pemusnah masal yang berujung kiamat. Sedangkan “@TheMoth” itu seperti terkait kata bahasa Inggris “moth” yang berarti serangga Kupu Ngengat, yang pernah aku muat di “Doa Kerajaan Terakhir Dalam Makna Seorang Pelukis Bukan Politisi Atau Penguasa“. Ini seperti isyarat serius dari Melinda Gates bahwa kalaupun lukisan-lukisanku laku terjual dengan harga yang baik, adalah untuk aku ketemu ajal dalam keadaan senang sebagai pelukis, bukan sebagai politisi atau penguasa. Moga-moga aku menjalani semua ini dengan sebaik mungkin dengan bimbingan dari Yang Di Langit.
 
 
Dalam tweet Melinda Gates 2 Oktober 2016 ini kode link adalah “2d2piZN”, seperti berarti “to die to peace end”, agar aku meninggal dunia sebagai pelukis, meninggal dunia dalam damai.
 
 
 
 
 
 
 
 
 

   

Seperti biasa setiap sekitar bulan Maret majalah Forbes memuat daftar bilyuner dunia, dan untuk bulan Maret 2016 yang lalu pada posisi 2 muncul nama Amancio Ortega, pengusaha Spanyol pemilik bisnis pakaian merk Zara yang memiliki outlet di berbagai tempat di seluruh dunia. Tahun 2015 yang lalu Amancio Ortega masih berada pada posisi 4 dunia, dan tahun 2016 ini naik ke posisi 2 melampaui Warren Buffett pengusaha kawakan yang mengelola aset Bill Gates.

Meskipun artikel soal daftar bilyuner dunia ini sudah muncul beberapa bulan yang lalu di bulan Maret 2016 pada situs Forbes.com, tapi karena ada beberapa soal lain yang perlu didahulukan maka baru sekarang aku muat. Kemunculan nama Amancio Ortega pada posisi 2 di tahun ini seperti memperkuat isyarat untuk aku soal kesediaanku ketemu ajal meskipun dalam keadaan sedang senang. Sebab nama depan Amancio Ortega memuat “man” seperti dari namaku Firman, dan “cio” yang seperti berarti “si kosong” terkait kesediaanku menjadi kosong dari dunia fana ini, ketemu ajal. Sedang nama belakang Amancio Ortega seperti memuat arti “or” dari bahasa Inggris yang berarti “atau”, dan “tega” dari bahasa Indonesia. Sehingga nama Amancio Ortega itu seperti isyarat agar aku konsisten dengan kesediaanku menjadi kosong, ketemu ajal, atau aku cuma akan menjadi orang yang tega membiarkan dunia ini mengalami kiamat, sebab beberapa tahun belakangan ini sudah muncul beberapa bencana besar yang seperti terkait dengan aku.

Jadi mungkin dalam waktu dekat ini aku akan mendapat rejeki besar antara lain dari penjualan lukisanku, tapi aku harus tetap taat kepada janjiku soal kesediaanku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia, atau dunia ini akan mengalami kiamat dan lalu di akherat akan muncul tulisan besar bahwa dunia kiamat gara-gara A.M. Firmansyah tidak berpegang pada janji untuk bersedia ketemu ajal. Para Ustadz sering juga mengungkapkan bahwa dalam hidup ini, cobaan yang muncul kepada manusia bukan cuma berupa kesulitan tapi dapat juga berupa kesenangan. Dan tidak sedikit orang yang saat diuji dengan kesulitan dia lulus, tapi saat diuji dengan kesenangan dia terpuruk kepada kesenangan duniawi.

Dan cobaan kesenangan itu semakin kuat belakangan ini untuk aku karena dua calon wapres AS untuk pemilihan 2016 ini seperti terkait dengan aku. Calon wakil presiden untuk Hillary Clinton dari Partai Demokrat yaitu Tim Kaine pernah jadi gubernur Virginia dari tahun 2006 sampai 2010, yang seperti terkait namaku Firman. Selain itu ada soal penting terkait Tim Kaine itu yang seperti ada hubungan dengan kesediaanku ketemu ajal terkait penyakit Hubud Dunia di akhir jaman. Nama lengkap Tim Kaine adalah Timothy Michael Kaine. Pada sekitar akhir September 2016 ada seseorang yang memuat di Facebook mengenai “There Will Be Terrible Times In The Last Days” yang mengutip 2Timothy3, mengenai keadaan di akhir jaman, yaitu orang-orang akan lebih suka pada kesenangan dunia dibandingkan dengan suka kepada Tuhan. Jadi hampir sama seperti hadist soal Hubud Dunia mengenai di akhir jaman orang-orang akan lebih suka pada dunia dan tidak suka pada kematian.

Sedangkan calon wakil presiden untuk Donald Trump dari Partai Republik yaitu Mike Pence, saat dipilih untuk jadi calon wakil presiden pada Juli 2016 merupakan gubernur Indiana, yang seperti terkait nama Lady Diana yang pada tahun 1995 sampai 1997 aku buat beberapa lukisan sebelum lalu Lady Diana ketemu ajal bersama Dodi Alfayed. Sehingga dua calon wakil presiden AS 2016 yang berasal dari gubernur Virginia dan gubernur Indiana itu seperti terkait kesempatan kedua untuk aku ketemu ajal dalam keadaan Highest Bid, setelah dulu aku gagal ketemu ajal waktu melukis Lady Diana.

Sedangkan nama kedua capres AS 2016 juga seperti terkait dengan aku. Nama capres Donald Trump kalau disingkat jadi DT seperti berarti “death” sesuai kesediaanku ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia. Nama capres Hillary Clinton kalau disingkat akan seperti nama belakang Paris Hilton, dimana untuk aku nama Hilton itu seperti berarti “hill to end”, bukit untuk aku naiki menuju akhir hidupku di dunia, terkait kesediaanku naik menghadap Yang Maha Kuasa ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.  Jadi yang manapun yang menang dari kedua calon presiden dan wapres AS 2016 itu, tetap seperti terkait dengan aku, untuk menjadi cobaan apakah aku akan berleha-leha di dunia fana ini karena merasa ada kaitan dengan negara superpower dunia, atau tetap konsisten bersedia ketemu ajal untuk kebaikan umat manusia.

Ditambah lagi, sejak 13 Juli 2016 Perdana Menteri Inggris adalah Theresa May, yang mulai menjadi anggota parlemen pada Mei 1997 dan merupakan menteri dalam negeri Inggris sejak Mei 2010 sampai Juli 2016. Nama belakang PM Theresa May seperti terkait bulan kelahiranku 17 Mei 1958, dan nama depan PM Theresa May  mengingatkan pada lukisanku berupa Lady Diana di depan Semar, yang mendapat respon dari Lady Diana bersama Mother Theresa dengan berpose menyerupai lukisan itu, sebelum lalu beliau berdua ketemu ajal dengan selang waktu satu minggu, Mother Theresa meninggal sekitar satu minggu sesudah Lady Diana.

Dan yang menarik adalah pada 27 September 2016 Joe Tsai anak buah Jack Ma yang aku sedang tawarkan lukisanku, memuat tweet mengenai Jessica Lessin dari San Francisco pemilik situs theinformation.com. Nama depan Jessica Lessin mengingatkan pada kasus racun sianida yang menewaskan Mirna Salihin setelah minum Es Kopi Vietnam di Olivier Cafe pada 6 Januari 2016, dengan tersangka pelaku Jessica Kumolo Wongso. Nama belakang Jessica Lessin seperti berarti “less sin“, kurang berdosa, dalam arti kalau aku ketemu ajal dengan diracun orang  saat aku naik pesawat kecil yang sedang diatas laut dalam, lalu jenazahku ditinggal sendiri dalam pesawat, yang lain langsung terjun payung, maka pertemuanku dengan ajal yang seperti itu akan kurang berdosa dibanding kalau aku bunuh diri. Tentu wajar kalau Jack Ma dan rekan-rekan ingin memanfaatkan momen ini sebaik mungkin untuk kebaikan umat manusia, sebab kalau menunggu sampai keadaan tidak lagi kondusif untuk aku, maka nilai kesediaanku untuk ketemu ajal akan menjadi tidak terlalu baik lagi. Jadi kesediaanku ketemu ajal dalam keadaan senang adalah untuk upaya mencegah dunia ini memasuki akhir jaman, sebab dengan aku tetap bersedia ketemu ajal meskipun sedang senang, moga-moga dapat mewakili umat manusia dalam hal tetap ada manusia yang bersedia meninggalkan kesenangan duniawi meskipun sedang senang. Moga-moga aku menjalani dengan baik prosesi ketemu ajal yang seperti ini.

 
 


Jakarta, 10 Oktober 2016.
wassalam,

 
 


a.m. firmansyah
sms +62812 183 1538

 
 
 

%d bloggers like this: